Target Siswa Sekolah Rakyat di Kotim Lebih 100 Persen
SB, SAMPIT - Pembangunan dan persiapan operasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menunjukkan progres positif.
Wakil Bupati Kotim, Irawati, menyampaikan bahwa jumlah siswa yang mendaftar sudah melampaui target yang ditetapkan.
“Progres untuk siswa sudah mencapai target, bahkan lebih 100 persen dari jumlah yang direncanakan. Setiap rombel juga sudah terpenuhi,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Sementara itu, pembangunan sarana fisik sekolah tinggal menunggu penyelesaian dari pemerintah pusat.
Satu diantaranya adalah perbaikan Sekolah Perintis di Islamic Center yang saat ini progresnya sudah sekitar 85 persen dan diperkirakan di akhir Agustus ini sudah rampung.
"Setelah semua laporan penyelesaian pembangunan keluar, kegiatan belajar mengajar akan segera dimulai," ujarnya.
Namun, saat ini pihaknya masih menunggu penempatan tenaga pengajar dari Kementerian Sosial (Kemensos).
“Guru-gurunya dari Kemensos. Kami juga masih menunggu petunjuk teknis (juknis) yang akan dikeluarkan oleh Kemensos,” jelasnya.
Untuk jenjang pendidikan, Sekolah Rakyat di Kotim nantinya akan membuka dua rombel untuk tingkat SD dan dua rombel untuk tingkat SMA.
Masing-masing rombel ditetapkan berisi 25 siswa.
“Totalnya ada 50 siswa untuk setiap jenjang. Untuk SD sesuai ketentuan Kemensos, setiap rombel telah terpenuhi, bahkan kuotanya dilebihkan 10 persen atau sekitar lima anak,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh proses persiapan, baik dari segi fasilitas maupun tenaga pengajar, dapat berjalan sesuai rencana sehingga Sekolah Rakyat di Kotim bisa segera beroperasi.
Menurut Irawati, keberadaan Sekolah Rakyat akan memberikan manfaat besar, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses pendidikan layak dan gratis.
“Semoga ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak di Kotim,” pungkasnya. (f1/sb)