Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital dan Tidak Membebani Masyarakat
SB, PALANGKA RAYA – Dalam Rapat Paripurna Ke-20 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 yang digelar pada Kamis (21/8/2025) malam, Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan APBD 2026, khususnya terkait proyeksi Pendapatan Daerah (PD) yang mencapai lebih dari Rp8,5 triliun.
Mewakili fraksi, Juru Bicara Raudah menyampaikan bahwa optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) perlu dilakukan secara bijak, dengan memanfaatkan potensi dari berbagai sektor seperti pajak daerah, retribusi, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Fraksi NasDem mendorong agar peningkatan pendapatan daerah tidak membebani masyarakat, melainkan berbasis pada digitalisasi pajak, transparansi, dan penguatan sektor riil,” ujarnya.
Dalam pandangan fraksinya, Raudah menekankan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran pendapatan di dalam APBD. Pemerintah daerah didorong untuk menyusun target penerimaan yang terukur dan realistis, sesuai dengan amanat Pasal 24 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Fraksi NasDem juga menyoroti kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) yang dinilai memiliki potensi untuk menyumbang PAD lebih besar apabila dikelola secara efektif dan efisien.
“Kami mendorong agar Pemprov mengupayakan langkah-langkah strategis dan efektif dalam percepatan pemungutan pajak daerah,” tegas Raudah.
Untuk mengoptimalkan capaian pendapatan tanpa membebani rakyat, Fraksi NasDem juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas SDM di bidang perpajakan. Menurut Raudah, peningkatan pengetahuan dan kompetensi operator pajak menjadi kunci sukses dalam mendorong realisasi PAD secara optimal.
Raudah menyampaikan bahwa pendekatan berbasis teknologi dalam sistem perpajakan sangat penting untuk mendorong efisiensi, akuntabilitas, dan kenyamanan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.
“Dengan penguatan pendampingan, digitalisasi, dan pelatihan SDM perpajakan, kami yakin PAD Kalimantan Tengah akan terus meningkat tanpa menambah beban masyarakat,” tutupnya.
Melalui pandangan ini, Fraksi Partai NasDem menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan fiskal daerah yang adil, efisien, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah secara menyeluruh. (sb/*)