DPRD Kotim Soroti Kebocoran Limbah PKS PT KKPS 3
SB, SAMPIT – Limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Karunia Kencana Permai Sejahtera (PT KKPS) 3 Wilmar Grub diduga cemari lingkungan dan mengalir ke Sungai Lais atau anak Sungai Mentaya pada 27 Desember 2022 lalu.
Akibatnya, masyarakat Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kesulitan untuk mendapatkan air bersih, ditambah lagi Sungai Lais merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Yaitu digunakan memasak, mencuci, mandi dan tempat mencari ikan.
Kebocoran pipa limbah perusahan tersebut mendapat tanggapan dari anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotim, SP Lumban Gaol. Bahkan dirinya meminta pertanggung jawaban dari pihak perusahaan apabila benar terjadi kebocoran yang menyebabkan sungai tercemar.
“Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup harus cepat dan tanggap dalam menangani, serta serius dalam mengusut kebocoran pipa limbah PKS perusahaan tersebut. Sebab sangat membahayan nyawa masyarakat di sekitar lokasi saat mengkonsumsi air yang tercemar itu,” terang Ketua Fraksi Partai Demokrat Kotim tersebut, Kamis (12/1/2023).
Disampaikan Lumban, apabila kasus ini tidak ditangani dengan serius bisa saja memakan korban, apabila masyarakat terus menerus mengkonsumsinya.
“Dari gambar yang tersebar ikan yang ada di sungai itu pada mati, jadi ini sudah berisiko tinggi terhadap kesehatan. Jadi DLH harus sigap dan apabila perusahaan ada kelalaian maka berikan sanksi tegas,” tegas menutup percakapan. (ok)