Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Menghadapi Perkembangan Digitalisasi, Disdik Kotim Gelar Kompetensi Pengawasan, Penilik dan TLD

Redaksi 26-08-2025, 02:26 WIB 2 menit baca
Disdik Kotim saat menggelar kegiatan peningkatan kompetensi pengawas, penilik, pamong dan Tenaga Layanan Dasar. (FOTO:ISTIMEWA)
Disdik Kotim saat menggelar kegiatan peningkatan kompetensi pengawas, penilik, pamong dan Tenaga Layanan Dasar. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar kegiatan peningkatan kompetensi pengawas, penilik, pamong dan Tenaga Layanan Dasar (TLD) agar dapat beradaptasi menghadapi perkembangan era digitalisasi.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menambah kapasitas dari rekan-rekan pengawas, penilik, pamong dan TLD dalam menghadapi isu-isu terkini. Seperti yang kita ketahui tantangan di dunia pendidikan semakin banyak seiring dengan perkembangan digitalisasi yang semakin pesat,” kata Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah, Selasa (26/8/2025).

Irfansyah menjelaskan, tantangan di dunia pendidikan saat ini semakin beragam seiring dengan perkembangan zaman.

Seperti beberapa materi tambahan yang diterapkan pemerintah pusat, antara lain deep learning atau pembelajaran yang mendalam, coding atau pemrograman, hingga Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Dalam hal ini, pengawas, penilik, pamong dan TLD juga dituntut agar bisa memahami hal-hal tersebut agar bisa memastikan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di satuan pendidikan sudah sesuai yang diharapkan pemerintah.

“Jadi jangan sampai kita sebagai penyelenggara pendidikan tidak tau dan sebagai tenaga pendidik hanya tau bermain smartphone tetapi tidak tau apa itu AI, deep learning atau Coding,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pengawas, penilik, pamong dan TLD merupakan ujung tombak dalam pendidikan di daerah. Dinas Pendidikan tidak dapat bergerak tanpa ada informasi atau laporan yang diverifikasi oleh  pengawas, penilik, pamong dan TLD.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga sinergisitas antara  pengawas, penilik, pamong dan TLD dengan Dinas Pendidikan. Terlebih, ketika ada permasalahan di lapangan agar dapat dicarikan solusinya bersama-sama.

“Sekali lagi, saya harapkan melalui kegiatan ini kompetensi seluruh peserta bisa meningkat, dengan aktualisasi, apalagi adanya diskusi berkaitan dengan tenaga kependidikan di Kotim. Sebab, mungkin daerah utara, tengah selatan berbeda-beda karakteristiknya,” demikian Irfansyah.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kotim Edie Sucipto menyampaikan bahwa maksud kegiatan ini adalah agar pengawas, penilik, pamong dan TLD memiliki kompetensi yang memadai dan menjurus kepada tugas dan fungsi di ranah masing-masing.

“Pengawas, penilik, pamong dan TLD diharapkan memiliki kompetensi yang memang mengarah dan menjurus kepada tugas dan fungsi di ranah masing-masing, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada mereka yang menjadi sasaran bagi kita untuk diberikan informasi,” jelansya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard