Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain
SB, PALANGKA RAYA - Sudah lebih dari sepekan seorang anggota kepolisian Bripda Muhammad Fadel yang berdinas di Polres Kotawaringin Timur menghilang tanpa jejak.
Kehilangannya yang seakan-akan misterius itu menjadi teka-teki besar yang membayangi keluarganya, rekan-rekannya, dan institusi kepolisian tempatnya bertugas.
Terakhir kali Fadel terlihat pada Rabu pagi, 20 Agustus 2025 lalu. Kala itu, Ia diantar sang paman ke rumah dinas Kasat Intelkam Polres Kotim lokasi tempat Fadel sehari-hari bertugas sebagai sopir pribadi.
Namun sejak itu, ia tak pernah muncul kembali. Tak ada kabar, tak ada pesan. Kehilangannya baru disadari ketika sejumlah anggota kepolisian mendatangi rumah keluarganya bukan untuk memberi kabar, melainkan menanyakan keberadaannya.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, mengonfirmasi, bahwa pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap seorangga anggota polisi muda tersebut.
“Kami memahami kegelisahan keluarga. Upaya pencarian tidak akan berhenti. Ini bentuk tanggung jawab kami,” ujarnya saat ditemui di Mapolda Kalteng, Kamis (28/8/2025).
Meski menunjukkan empati, ia juga mengingatkan bahwa institusi memiliki prosedur yang harus ditegakkan.
Ketidakhadiran anggota tanpa keterangan dalam waktu tertentu dapat berujung pada status desersi.
“Proses ini akan ditangani oleh Sipropam sesuai aturan disiplin internal Polri,” tegasnya.
Jejak terakhir Bripda Fadel sempat terendus. Ia diketahui sempat transit di Surabaya, lalu terdeteksi berada di Makassar, Sulawesi Selatan. Namun sejauh ini, keberadaannya belum berhasil dipastikan. (rk/sb)