Ketika jasad almarhum dibawa ke ruang jenazah RSUD dr Murjani Sampit
SB, SAMPIT - Hasil akhir autopsi terkait penyebab kematian seorang Siswi SMA di Kabupaten Seruyan yang berinisial EA menunjukan murni bunuh diri.
Hasil autopsi ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait penyebab kematian EA, yang dikenal sebagai siswi kelas 2 SMA dan aktif sebagai anggota paskibraka.
Kasad Reskrim Polres Seruyan AKP Rahmad Tuah mengungkapkan bahwa hasil autopsi tersebut telah keluar pada Selasa, 26 Agustus 2025. Proses penyelidikan yang intensif telah dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab kematian korban.
"Proses penyelidikan sudah semaksimal mungkin kami laksanakan, dengan hasil murni gantung diri," kata AKP Rahmad Tuah, Jumat (29/8/2025).
Ia menambahkan bahwa hasil autopsi tidak dapat dipublikasikan secara rinci ke publik karena prosedur dan etika yang berlaku.
Saat ditanya apakah kasus tersebut resmi ditutup, AKP Rahmad Tuah mengatakan masih berproses. "Masih proses", jawabnya
Untuk diketahui, jenazah EA ditemukan pada Sabtu, 9 Agustus 2025, di rumahnya di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu.
Setelah lebih dari sepekan menunggu, hasil autopsi remaja berinisial EA, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya, menunjukkan bahwa penyebab kematiannya murni bunuh diri.
Diketahui, EA dikenal sebagai sosok yang ceria, berprestasi di sekolah, dan memiliki banyak teman. Kematiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam.
Penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian mencakup pemeriksaan lokasi kejadian, pengumpulan bukti, serta wawancara dengan beberapa saksi, termasuk anggota keluarga.
Semua petunjuk yang ditemukan di lapangan mengarah pada kesimpulan yang sama dengan hasil autopsi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban masih belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (f1/sb)