97 Ribu Pelajar se-Kalteng Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Kedamaian dan Kondusifitas Daerah
SB, PALANGKA RAYA - Sebanyak 97 ribu siswa-siswi SMA, SMK, dan SKH se-Kalimantan Tengah melaksanakan doa bersama lintas agama secara serentak pada Senin (1/9). Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen pelajar dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah, selaras dengan nilai-nilai falsafah Huma Betang yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.
Doa bersama berlangsung khidmat di seluruh satuan pendidikan, dengan siswa dan guru berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Momen ini mencerminkan semangat toleransi dan kerukunan yang menjadi kekuatan utama di Bumi Tambun Bungai.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengapresiasi suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan doa bersama hari ini berjalan lancar. Bahkan demonstrasi yang berlangsung di beberapa kabupaten/kota juga tetap kondusif tanpa menimbulkan korban,” ujar Reza.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena tidak ada laporan pelajar SMA/SMK/SKH yang ikut serta dalam aksi demonstrasi. Hal ini, menurutnya, merupakan bukti keberhasilan kolaborasi semua pihak dalam menjaga fokus dan karakter pelajar.
“Ini berkat kerja sama kita semua, satu sikap, satu suara,” tegasnya.
Reza menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter spiritual siswa dan bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang maju, unggul, dan berkarakter, sesuai arahan Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran.
Laporan kegiatan ini juga telah disampaikan kepada Gubernur yang, menurut Reza, menyampaikan apresiasi atas partisipasi tinggi dari seluruh sekolah. (sb/*)