Lewati ke konten utama
Provinsi

MES Kalteng Gelar Roadshow Pasar Modal Syariah di Pulpis dan Kapuas

Redaksi 11-09-2025, 11:03 WIB 2 menit baca
Foto bersama usai kegiatan meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai produk investasi syariah. (FOTO:ISTIMEWA)
Foto bersama usai kegiatan meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai produk investasi syariah. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Dalam rangka meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai produk investasi syariah, mekanisme transaksi di pasar modal syariah, serta cara berinvestasi yang aman dan sesuai prinsip syariah, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), serta stakeholder terkait menggelar Roadshow Pasar Modal Syariah.

Kegiatan ini diselenggarakan di Kabupaten Pulang Pisau pada 3 September 2025 dan di Kabupaten Kapuas pada 4 September 2025.

Acara di Kabupaten Pulang Pisau dibuka oleh Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta, sedangkan di Kabupaten Kapuas, kegiatan dibuka oleh Bupati HM Wiyatno didampingi Wakil Bupati Dodo.

Dalam sambutannya, Wabup Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menyampaikan bahwa ekonomi syariah kini telah menjadi bagian dari arus utama pembangunan nasional.

“Ekonomi syariah kini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan sudah menjadi arus utama dalam membangun sistem ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan berkelas global. Pemerintah pusat bahkan memberi perhatian khusus mulai dari pasar modal syariah, perbankan syariah, hingga industri halal,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Wiyatno menekankan pentingnya peran MES dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

“Keberadaan MES diharapkan menjadi penggerak utama dalam memperkuat dan memperluas ekosistem ekonomi syariah di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung. Roadshow ini harus menjadi langkah nyata dalam membumikan ekonomi syariah yang inklusif dan menyejahterakan,” ungkapnya.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pasar modal syariah adalah alternatif investasi yang selaras dengan prinsip keadilan dan transparansi.

“Pasar Modal Syariah tidak hanya memberikan peluang keuntungan, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, serta kesesuaian syariah. Literasi pasar modal syariah harus terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang bisa memanfaatkannya,” tegas Primandanu.

Kegiatan roadshow dilanjutkan dengan sesi edukasi dan tanya jawab bersama narasumber. Perwakilan dari BEI menyampaikan materi tentang dasar-dasar Pasar Modal Syariah, sedangkan perwakilan dari KISI menjelaskan cara berinvestasi secara syariah melalui Sharia Online Trading System (SOTS).

Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam pengembangan pasar modal syariah di Kalimantan Tengah, serta memperluas pemahaman masyarakat akan pentingnya investasi yang etis, aman, dan sesuai prinsip syariah sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard