Lewati ke konten utama
Kotawaringin Barat

Bupati Kobar Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir

Redaksi 11-09-2025, 06:11 WIB 1 menit baca
Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj.Nurhidayah serahkan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Kumai, Kamis (11/9/2025). FOTO: PROKOM
Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj.Nurhidayah serahkan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Kumai, Kamis (11/9/2025). FOTO: PROKOM

SB, PANGKALAN BUN - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah meninjau lokasi banjir dan longsor di Kecamatan Kumai, pada Kamis (11/09/2025). Curah hujan yang sangat tinggi yang terjadi di Kabupaten Kobar dalam beberapa terakhir ini adalah salah satu penyebab banjir.

Desa Sungai Lapatin Kecamatan Kumai, sedikitnya satu rumah warga RT. 06 mengalami kerusakan pada beberapa bagian akibat longsor. Selain itu, banjir setinggi 20–30 cm juga menggenangi sekitar 30 rumah warga.

Sedangkan Kelurahan Candi juga mengalami kondisi sama, total ada 30 rumah terendam. Genangan serupa juga dilaporkan di kelurahan Kumai Hulu RT.02 yang merendam 1 rumah dan jalan lingkungan. 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Dirinya menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama BPBD telah melakukan langkah-cept dalam penanganan banjir sejak laporan pertama diterima.

"Tidak hanya itu Dari hasil peninjauan di lapangan, selain curah hujan yang cukup tinggi, kondisi aliran air yang tersumbat juga menjadi penyebab banjir," tegas Hj.Nurhidayah

Selain itu Hj. Nurhidayah menambahkan akan pentingnya upaya normalisasi aliran sungai yang saat ini mulai banyak mengalami pendangkalan. Hal tersebut, menurutnya, menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di wilayah rawan.

Hj. Nurhidayah juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong, terutama di daerah-daerah yang rawan banjir.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan, kita budayakan lagi gotong royong khususnya di area-area yang rawan banjir seperti ini," tandasnya. (F8/SB).

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard