Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Siti Nafsiah Serap Aspirasi Petani dan Nelayan, Soroti Kebutuhan Sarana Produksi dan Kepastian Hukum

Redaksi 21-09-2025, 11:10 WIB 1 menit baca
Hj Siti Nafsiah
Hj Siti Nafsiah

SB, PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah, melakukan kunjungan kerja ke daerah pemilihannya guna menyerap langsung aspirasi masyarakat, khususnya yang bergerak di sektor pertanian dan perikanan. Dalam kunjungannya pada Sabtu (20/9/2025), ia menemukan bahwa mayoritas warga masih menggantungkan mata pencaharian sebagai petani dan nelayan.

Masyarakat menyampaikan sejumlah kendala utama yang mereka hadapi, terutama terkait keterbatasan sarana dan prasarana produksi. Fasilitas seperti hand traktor, mesin perontok padi, pupuk bersubsidi, alat tangkap ikan, hingga perahu masih sangat dibutuhkan di lapangan.

“Masyarakat kita memiliki potensi yang luar biasa. Namun, mereka masih sangat memerlukan dukungan dalam bentuk sarana produksi, jaminan pasar, dan kepastian hukum dalam pengelolaan lahan,” ujar Siti Nafsiah.

Ia mengungkapkan bahwa potensi lokal sebenarnya cukup besar, mulai dari hasil perikanan, sawit rakyat, hortikultura, hingga tambak rakyat. Namun, potensi tersebut belum mampu dimaksimalkan karena terkendala akses pasar yang terbatas serta harga jual yang belum stabil.

Sebagai tanggapan atas aspirasi masyarakat, Siti Nafsiah menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, antara lain:

  • Penguatan program pemberdayaan ekonomi desa melalui penyediaan alat dan mesin pertanian.
  • Penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat sasaran.
  • Penguatan peran BUMDes dan koperasi petani sebagai penghubung masyarakat menuju akses pasar yang lebih luas.

Siti juga menekankan pentingnya penataan kembali kawasan hutan dan tambak melalui proses pemetaan ulang, agar masyarakat memiliki kepastian hukum dalam mengelola lahan.

“Dengan adanya kepastian hukum, masyarakat bisa bekerja secara lebih tenang dan berdaya. Ini sejalan dengan arah RPJMD 2025–2029 yang berfokus pada peningkatan kontribusi PAD serta mendorong kemandirian fiskal daerah,” pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard