Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

RSUD dr Murjani Sampit Usulkan Rekomendasi Izin Operasional 8 Unit Mesin HD

Redaksi 22-09-2025, 11:30 WIB 1 menit baca
Ruang Instalasi HD RSUD dr Murjani Sampit
Ruang Instalasi HD RSUD dr Murjani Sampit

SB, SAMPIT - Unit Dialisis RSUD dr Murjani Sampit mengusulkan rekomendasi izin operasional penambahan delapan unit mesin dialisis ke Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Jawa Timur.

Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Nofiany mengatakan, hal ini dilakukan karena tingginya angka kasus gagal ginjal tak sebanding dengan jumlah unit mesin yang tersedia.

"Kami usulkan izin operasional delapan unit mesin HD lagi. Sebelum mendapatkan rekomendasi izin operasional mesin HD dari Pernefri, perlu dilakukan visitasi dan supervisi. Saat ini baru ada 12 unit yang beroperasi," ujar Yulia, Senin (22/9/2025).

Ia menjelaskan, jumlah pasien gagal ginjal di Kabupaten Kotawaringin Timur terus bertambah. Hanya sebagian yang terlayani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, sisanya harus menjalani cuci darah keluar daerah. 

Ia mengatakan, ada ratusan pasien gagal ginjal yang masuk dalam daftar tunggu untuk mendapatkan layanan cuci darah di RSUD dr Murjani.

"Per Juli ini masih ada 273 calon pasien lagi yang mengantre layanan cuci darah rutin di RSUD dr Murjani Sampit. Sebanyak 216 warga Kotim dan 57 lainnya pasien luar Kotim," jelasnya.

Tingginya angka kasus gagal ginjal tak sebanding dengan jumlah unit mesin yang tersedia.

"Olehnya itu kita melakukan rekomendasi 8 untuk untuk beroperasi. Ini untuk memenuhi kebutuhan pasien,” tambahnya.

Tidak hanya itu lanjut Yulia, penambahan operasional ini juga untuk mengurangi beban perjalanan pasien yang sebelumnya harus pergi ke luar kota lain untuk cuci darah.

" Dengan penambahan operasioanal mesin HD ini meminimalisasikan pasien ke luar daerah,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard