EVAKUASI : Setelah beberapa jam melakukan pencarian Tim SAR berhasil menekukan jasad Rajali. (FOTO:BASARNAS PALANGKA RAYA)
SB, SAMPIT – Setelah delapan jam pencarian, jasad Rajali (43) berhasil ditemukan oleh tim gabungan di Sungai Mentaya Desa Sebamban, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (17/1/2023) malam.
Dari informasi, Selasa sekitar pukul 15.05 WIB korban Rajali pergi mejala ikan di sungai bersama rekannya menggunakan dua buah perahu, kemudian mereka berpisah.
Merasa hari sudah mau gelap, rekan korban beranjang pulang namun sebelumnya mendatangi lokasi mereka awal berpisah tetapi korban tidak ada. Sehingga dia mencari korban akan tetapi yang ditemukan hanya perahu korban dan diduga korban terjatuh dan tenggelam.
Rekan korban pun langsung pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga dan masyarakat.
Kepala Kantor Basarnas Palangka Raya, Muhamad Hariyadi menyampaikan, setelah menerima informasi dari Kalak BPBD Kotim, Rihel bahwa ada seorang pria diduga hilang tenggelam langsung menurunkan tim untuk melakukan pencarian.
“Kita pun memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Sampit untuk melakukan Ops SAR. Kurang lebih delapan jam melakukan pencarian Tim SAR Gabungan menemukan Rajali dalam kondisi meninggal dunia sekitar 20 meter dari perahu,” ucap Muhamad Hariyadi.
Setelah itu, jasad korban langsung dilakukan evakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan Operasi SAR langsung dihentikan.
“Pencarian tidak ada kendala, hanya waktu itu posisinya malam. Kita bersyukur korban berhasil ditemukan meski meninggal dunia, dan unsur SAR yang terlibat antara lain Tim Rescue Pos SAR Sampit, BPBD Kotawaringin Timur, PMI Kotawaringin Timur dan masyarakat sekitar,” terangnya. (ok)