GSI tingkat SMP se-Kotim antusias mengikuti pertandingan sepakbola. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) 2026 mendapat dukungan penuh dari Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kotim. Kompetisi yang digelar Dinas Pendidikan itu dinilai menjadi wadah penting untuk menemukan sekaligus membina pesepak bola muda berbakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Askab PSSI Kotim, M. Yadi Mu’at, mengatakan GSI merupakan salah satu jalur pembinaan atlet usia dini yang efektif karena mampu menjaring talenta-talenta potensial dari sekolah-sekolah.
“GSI menjadi kesempatan bagi anak-anak berbakat untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kami berharap dari ajang ini lahir pemain-pemain muda yang nantinya bisa membawa nama Kotim di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Menurut Yadi, para pemain terbaik hasil seleksi GSI nantinya diharapkan mampu mewakili Kotim pada ajang tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan meraih prestasi membanggakan.
Selain mencari bibit atlet, ia menilai olahraga juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui sepak bola, para pelajar diajarkan disiplin, kerja sama tim, sportivitas, serta tanggung jawab.
“Anak-anak akan lebih fokus pada kegiatan positif. Olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga membangun karakter dan menjauhkan mereka dari pengaruh negatif,” katanya.
Yadi menegaskan, pembinaan usia dini yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kompetisi seperti GSI menjadi fondasi penting untuk mencetak atlet berkualitas di masa depan.
Karena itu, ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak talenta muda Kotim yang mendapat kesempatan berkembang dan mengukir prestasi.
“Semakin banyak kompetisi usia dini, semakin besar peluang kita menemukan pemain-pemain berbakat yang bisa menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya. (f1/sb)