seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Lapas Palangka Raya Tingkatkan Penanggulangan TB, Koordinasi Bersama Kemenkes

by Redaksi - Tanggal 04-10-2025,   jam 10:48:45
Pelaksanaan skrining massal dan pemeriksaan chest X-ray, serta pelaksanaan inisiasi terapi pencegahan TB bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Sabtu (4/10/2025). FOTO: LAPAS PALANGKA RAYA Pelaksanaan skrining massal dan pemeriksaan chest X-ray, serta pelaksanaan inisiasi terapi pencegahan TB bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Sabtu (4/10/2025). FOTO: LAPAS PALANGKA RAYA

SB, PALANGKA RAYA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya terus berkomitmen dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TB), di lingkungan lapas.

Hal ini ditandai dengan kegiatan koordinasi bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait penemuan kasus TB melalui skrining massal dan pemeriksaan chest X-ray, serta pelaksanaan inisiasi terapi pencegahan TB bagi warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, tim dari Kemenkes, Puskesmas Tangkiling, dan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya bersama petugas Lapas Palangka Raya melakukan skrining kesehatan untuk mendeteksi gejala TB sedini mungkin. "Selanjutnya, warga binaan yang memenuhi kriteria diperiksa lebih lanjut menggunakan chest X-ray sebagai metode pendukung dalam penegakan diagnosis," ungkap Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo. 

Hisam Wibowo menyampaikan kerja sama ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga kesehatan warga binaan, sekaligus langkah strategis untuk mencegah penularan penyakit di lingkungan padat hunian.

"Kesehatan warga binaan adalah prioritas. Dengan adanya skrining, pemeriksaan X-ray, serta inisiasi terapi pencegahan TB, diharapkan dapat meminimalisir risiko penularan dan meningkatkan kualitas hidup mereka selama menjalani masa pidana," tegas Hisam.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari program nasional eliminasi Tuberkulosis tahun 2030. Dengan adanya sinergi antara Lapas Palangka Raya dan Kemenkes, khususnya Puskesmas Tangkiling, dan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. 

"Diharapkan upaya deteksi dini dan pencegahan TB dapat berjalan lebih optimal, sekaligus menciptakan lingkungan lapas yang sehat, aman, dan kondusif," tandasnya. (adm)