Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Wali Kota Palangka Raya Terima Audiensi Pedagang dan Sapma Pemuda Pancasila Bahas Penataan PKL

Redaksi 15-10-2025, 11:42 WIB 1 menit baca
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menerima audiensi dari pedagang di depan Kantor TVRI bersama Pengurus Sapma Pemuda Pancasila Kalteng. (FOTO:PROKOMPIM)
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menerima audiensi dari pedagang di depan Kantor TVRI bersama Pengurus Sapma Pemuda Pancasila Kalteng. (FOTO:PROKOMPIM)

SB, PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menerima audiensi dari pedagang di depan Kantor TVRI bersama Pengurus Sapma Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah, bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, pada Selasa (14/10/2025).

Audiensi ini dilaksanakan sebagai wadah komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam membahas penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Kota Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari para pedagang dan organisasi kepemudaan yang telah hadir untuk berdialog secara terbuka dan konstruktif.

“Kami menyambut baik audiensi ini sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung upaya penataan kota,” ujar Fairid.

Fairid menegaskan bahwa Pemerintah Kota tetap berkomitmen untuk melindungi hak para pedagang, namun dalam pelaksanaannya perlu tetap mengikuti Peraturan Daerah (Perda) dan kebijakan penataan ruang kota.

“Penataan ini dilakukan demi menjaga estetika kota, ketertiban umum, serta fungsi ruang publik dan ruang terbuka hijau yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Dalam upaya penataan tersebut, Wali Kota menambahkan bahwa Pemerintah Kota akan menyediakan fasilitas dasar, pendampingan usaha, dukungan relokasi yang layak agar para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi secara aman, tertib, dan berkelanjutan.

Turut hadir mendampingi Wali Kota diantaranya adalah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Jekan Raya, Lurah Menteng, serta jajaran lainnya dari unsur pemerintah kota.

Audiensi ditutup dengan harapan bahwa komunikasi dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat akan terus terjalin, guna menciptakan Kota Palangka Raya yang tertata, humanis, dan ramah bagi semua. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard