Lewati ke konten utama
Provinsi

Kapolres Kotim Pimpin Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

Redaksi 05-11-2025, 02:03 WIB 1 menit baca
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain foto bersama usai memimpin apel tanggap darurat bencana hidrometeorologi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain foto bersama usai memimpin apel tanggap darurat bencana hidrometeorologi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim), AKBP Resky Maulana Zulkarnain, memimpin apel tanggap darurat bencana hidrometeorologi di wilayah hukum Polres Kotim, Rabu (5/11/2025).

Apel tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Kotim, TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, BPBD, Basarnas, serta instansi vertikal lainnya.

“Apel kesiapsiagaan bencana ini sebagai bentuk kesiapan kita menggandeng seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk bersama-sama menghadapi penanggulangan bencana,” ujar AKBP Resky Maulana Zulkarnain.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan perkiraan BMKG Sampit, curah hujan diprediksi meningkat dari awal November hingga Februari 2026, sehingga potensi bencana banjir bisa terjadi.

Ia memaparkan bahwa Kotim termasuk daerah rawan banjir, sehingga diperlukan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat, baik relawan maupun instansi terkait, untuk berkolaborasi menyiapkan sarana, prasarana, dan sumber daya dalam mitigasi bencana.

Beberapa desa memang sering mengalami kerawanan banjir dan pasang surut air, sehingga kemungkinan terjadi banjir merata, antara lain di Mentaya Hulu, Antang Kalang, Tualan Hulu, Cempaga, serta desa-desa yang rawan pasang surut air.

“Kita sifatnya sama-sama mengingatkan, sebagaimana tupoksi POLRI menjadi pelindung, pelayanan, dan pengayom masyarakat,” jelasnya.

Kapolres menekankan, kesiapsiagaan Polri tidak bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi dengan BPBD dan elemen lainnya untuk menyatukan langkah dalam penanggulangan bencana. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard