seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Nenek 80 Tahun Tenggelam di Sungai Mentaya Ditemukan

by Redaksi - Tanggal 17-11-2025,   jam 10:40:23
Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban. (FOTO:BASARNAS) Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban. (FOTO:BASARNAS)

SB, SAMPIT - Pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mentaya, Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, memasuki hari kedua pada Minggu (16/11/2025).

Upaya yang dilakukan Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa ini berawal pada Sabtu (14/11/2025), ketika Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya menerima laporan dari Lurah Kuala Kuayan, Dadang Arianto, terkait adanya kondisi membahayakan manusia (KMM) berupa satu orang tenggelam. Korban diketahui bernama Masliun, seorang wanita berusia 80 tahun.

Menurut laporan keluarga, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, korban pergi menuju sungai.

Beberapa saat kemudian, warga hanya menemukan pakaian serta jejak yang mengarah ke tepian sungai, sehingga diduga kuat korban tenggelam. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Menyikapi laporan itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, segera mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Sampit untuk melakukan pencarian.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescue Pos SAR Sampit, BPBD Kotawaringin Timur, Babinsa Kuala Kuayan, Polsek Mentaya Hulu, keluarga korban, serta masyarakat sekitar melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Pada Minggu (16/11/2025) pukul 13.30 WIB, korban ditemukan sekitar 500 meter ke arah hilir sungai, dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban ditemukan terapung dan tersangkut pada lanting warga. Beruntung ada warga yang melihat, kemudian Tim SAR Gabungan bersama warga melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka,” jelas Dedi, Koordinator Lapangan Basarnas.

Dengan ditemukannya korban dan telah diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Ketut Alit, turut memberikan apresiasi atas kerja keras Tim SAR Gabungan serta partisipasi masyarakat selama proses pencarian. (sb)