seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Bangunan Tak Berpenghuni di Jalan A Yani Sampit Terbakar

by Redaksi - Tanggal 18-11-2025,   jam 09:08:50
Kondisi bangunan kosong yang terbakar di Jalan A Yani. (FOTO:ISTIMEWA) Kondisi bangunan kosong yang terbakar di Jalan A Yani. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Sebuah bangunan tak berpenghuni di kawasan Jalan Ahmad Yani, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hangus terbakar, Selasa (18/11/2025) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.45 WIB itu sempat mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di sekitar lokasi yang dikenal padat kegiatan usaha.

“Tadi saya melintas dan jalanan sempat macet. Dan sebelum petugas pemadam datang, api cepat sekali membesar. Kami hanya bisa menjauh karena takut merembet. Sekarang memang sudah padam, tapi bangunannya habis terbakar,” kata pengendara yang lewat, Teddy.

Berdasarkan video yang beredar, Asap hitam tebal membumbung dari bangunan tersebut, memicu kepanikan warga dan pengendara yang melintas.

Beberapa kafe dan perkantoran yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran sempat mengevakuasi barang-barang untuk mengantisipasi kemungkinan api merambat.

Warga yang melihat api membesar langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sejumlah relawan pun sigap membantu sambil menunggu kedatangan unit pemadam.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim tiba di lokasi beberapa menit kemudian dan langsung melakukan pemadaman.

Upaya penanganan dilakukan dengan cepat untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain, mengingat kondisi angin sempat cukup kencang.

“Bangunan sudah dalam kondisi kosong dan lama tidak digunakan, tetapi api cepat membesar karena bagian dalamnya banyak material mudah terbakar,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 15 menit. Sekitar pukul 16.00 WIB, petugas menyatakan situasi telah hijau atau aman.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun bangunan semi permanen tersebut nyaris rata dengan tanah.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwajib. Petugas juga memasang garis pembatas untuk mencegah warga mendekat ke area puing bangunan yang masih mengeluarkan asap. (f1/sb)