seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Diterkam Buaya, Warga Satiruk Ditemukan Kondisi Mengenaskan

by Redaksi - Tanggal 24-11-2025,   jam 03:49:48
Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban yang hilang diserang buaya. (FOTO:ISTIMEWA) Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban yang hilang diserang buaya. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Setelah tiga hari pencarian Muhran (36), warga Desa Satiruk, hilang akibat diterkam buaya di sungai Rangkang, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Pencarian hari ke tiga dari tim gabungan ditemukanlah jenazah tersebut pada pukul 11:30 WIB," kata Kepala BPBD Kotim Multazam, Senin (24/11/2025).

Ia menjelaskan, pencarian hari pertama dan kedua melibatkan masyarakat desa, aparat desa dan kecamatan namun masih nihil. Dikarenakan gelombang yang cukup besar diperairan tersebut.

Hari ketiga tim coba modifikasi menggunakan perahu karet yang kecil sebagian menyusuri sisir sungai. 

Dengan bantuan tim terpadu bisa membantu masyarakat untuk menemukan korban tersebut.

"Ditemukan sekitar 5 kilo meter dari titik awal koran diterkam. Kondisi tubuh jenazah yang bisa diselamatkan sekitar 70 persen dan langsung dibawa ke rumah duka," jelasnya.

Tim terpadu sudah menyerahkan jenazah kepada keluarga, tentunya dengan dokumen-dokumen yang harus ditandatangani dan kemudian kembali ke pos masing-masing.

Pihaknya berharap harus ada edukasi dan perhatian pemerintah setempat sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Begitupun bagi masyarakat yang mencari nafkah atau aktivitas di bantaran sungai agar lebih berhati-hati.

"Jadi kita tidak ingin ada masyarakat lagi yang kena oleh hewan predator karena di daerah itu sudah dua kali kejadian yang sama," imbauanya. (f1/sb)