seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Sempat Kabur, Sopir Pikap Tabrak Pasutri Berhasil Diamankan Polisi

by Redaksi - Tanggal 25-11-2025,   jam 05:35:18
Tampak kondisi kendaraan korban yang mengalami kecelakaan. (FOTO:ISTIMEWA) Tampak kondisi kendaraan korban yang mengalami kecelakaan. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Sopir pikap berhasil diamankan polisi setelah kabur menabrak pasangan suami-istri yang sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Jendral Sudirman, Kilometer 7, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Minggu, 23 November 2025.

Kasatlantas Polres Kotim, AKP Hariyanto, ketika dikonfirmasi membenarkan jika saat ini sopir pikap yang diduga telah melakukan tabrak lari telah mereka tangani dan sedang dalam proses pemeriksaan.

"Sopir pikap saat ini sudah ditangani oleh satlantas Polres Kotim dan juga dilakukan penahanan," kata Hariyanto, Selasa (25/11/2025).

Akan tetapi, Hariyanto belum bisa memberikan keterangan kronologis kejadian serta identitas pelaku dan juga korban.

Sebelumnya insiden kecelakaan lalulintas tersebut, pasangan suami istri yang yang sedang mengendarai sepeda motor membawa anaknya, mangalami insiden yang tak terduga. 

Sang istri meninggal dunia ditempat. Sementara sang suami mengalami luka serius sehingga harus segera mendapatkan perawatan medis.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan. 

"Katanya tabrak lari, saya melihat di lokasi istrinya meninggal dunia dan suaminya mengalami luka serta patah di bagian kaki," ujar Jhon, salah satu saksi mata.

Petugas PMI bernama Kiky yang ikut melakukan evakuasi juga membenarkan kondisi korban saat ditemukan.

Menurutnya, kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Murjani Sampit.

 "Korban dua orang. Satu meninggal dunia satu kritis," ungkap Kiki.

Petugas Kepolisian yang mendapat laporan itu langsung bergerak cepat menuju ke lokasi, melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan saksi yang ada. Kecelakaan ini menambah panjang daftar insiden maut di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat betapa pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, serta perlunya kesadaran bersama untuk saling menjaga keselamatan di jalan raya. (f1/sb)