seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Presiden Prabowo Bertolak ke Wilayah Terdampak Banjir di Sumatra

by Redaksi - Tanggal 01-12-2025,   jam 09:52:59
Presiden RI, Prabowo Subianto ketika menuju pesawat Kepresidenan untuk berangkat lokasi terdampak banjir di Sumatra. (FOTO:BPMI SETPRES) Presiden RI, Prabowo Subianto ketika menuju pesawat Kepresidenan untuk berangkat lokasi terdampak banjir di Sumatra. (FOTO:BPMI SETPRES)

SB, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju wilayah terdampak bencana banjir di Pulau Sumatra pada Senin pagi (01/12/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden lepas landas menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan seluruh proses penanganan bencana berjalan optimal.

Dikutif dari akun Kementerian Sekretariat Negara RI, dalam agenda kunjungannya, Presiden akan meninjau langsung kondisi lapangan, termasuk situasi di sejumlah titik yang mengalami kerusakan serta gangguan layanan dasar.

Presiden Prabowo memastikan bahwa langkah-langkah darurat dan penanganan awal telah dijalankan sesuai standar penanganan bencana yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah pemulihan infrastruktur dasar, seperti akses jalan dan jembatan, jaringan energi, layanan telekomunikasi, dan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan seluruh kementerian/lembaga terkait untuk bergerak cepat meminimalkan dampak banjir dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Pemerintah berharap seluruh proses penanganan darurat semakin terkoordinasi sehingga memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat bahwa negara hadir dalam penanganan bencana.

Presiden juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan aparat di lapangan.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (*)