seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Brimob Polda Kalteng Sterilisasi Gereja di Palangka Raya

by Redaksi - Tanggal 24-12-2025,   jam 04:51:21
Personel Polda Kalteng saat melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA) Personel Polda Kalteng saat melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Menjelang perayaan Natal 2025, Polda Kalimantan Tengah meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan dengan melakukan sterilisasi di sejumlah gereja yang ada di Kota Palangka Raya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan tertib.

Sterilisasi melibatkan personel penjinak bahan peledak (Jibom) dari Satbrimob Polda Kalteng yang diterjunkan untuk membantu pengamanan yang dilaksanakan Polresta Palangka Raya. Kegiatan tersebut difokuskan pada pemeriksaan area dalam dan sekitar gereja.

Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan, bahwa sterilisasi merupakan bagian dari prosedur pengamanan rutin pada perayaan hari besar keagamaan, khususnya Natal yang melibatkan banyak jemaat.

“Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah,” kata Erlan, Rabu (24/12/2025).

Ia menjelaskan, sterilisasi dilakukan dalam dua waktu, yakni menjelang ibadah malam Natal pada 24 Desember sore, serta sebelum ibadah pagi pada 25 Desember dini hari. Pemeriksaan dilakukan secara teliti dengan menyasar seluruh titik yang berpotensi rawan.

Sejumlah gereja yang menjadi fokus pengamanan berada di kawasan strategis dan memiliki tingkat kehadiran jemaat yang tinggi. Di antaranya Gereja YHS dan HKBP di Jalan RTA Milono, Gereja Rock di Jalan Temanggung Tilung, serta Gereja Maranatha yang menggunakan Gedung Sangkuwung.

Selain itu, aparat juga melakukan sterilisasi di Gereja Katedral Santa Maria dan Gereja Sion di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 1, serta Gereja Katolik Yesus Gembala Baik di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 9.

Menurut Erlan, seluruh personel yang terlibat diminta menjalankan tugas secara profesional dengan tetap mengedepankan sikap humanis kepada jemaat dan pengurus gereja.

“Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan perayaan Natal 2025 di Palangka Raya dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya. (rk/sb)