seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

DPC LPADKT Kalteng Resmi Dilantik, Fokus Pemberdayaan Pemuda Dayak

by Redaksi - Tanggal 15-01-2026,   jam 03:29:30
Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S. Ampung, Asisten I Setda Kapuas Romulus, Ketua Umum Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur A. Vendy Meru, unsur Forkopimda, Ketua DPC LPADKT Kalteng Bendi Ebeb beserta pengurus, tokoh adat dan tokoh masyarakat foto bersama. FOTO: FADLI/SB Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S. Ampung, Asisten I Setda Kapuas Romulus, Ketua Umum Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur A. Vendy Meru, unsur Forkopimda, Ketua DPC LPADKT Kalteng Bendi Ebeb beserta pengurus, tokoh adat dan tokoh masyarakat foto bersama. FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS– Dewan Pimpinan Cabang Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Tengah (DPC LPADKT) resmi dilantik digelar di Huma Betang Manggatang Utus, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan selatan Tengah, pada Rabu (14/1/2026).

Hadir langsung Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S. Ampung yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Asisten I Setda Kapuas Romulus yang mewakili Bupati Kapuas, Ketua Umum Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur A. Vendy Meru, unsur Forkopimda, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Ketua DPC LPADKT Kalteng, Bendi Ebe, menyampaikan organisasi ini memiliki sekitar 20 ribu anggota yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalteng, dan LPADKT dibentuk dengan sejumlah tujuan utama, di antaranya menjaga dan melestarikan adat serta budaya Dayak.

"Berkontribusi dalam pembangunan daerah, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menjadi wadah penyaluran aspirasi masyarakat adat Dayak, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan generasi muda Dayak," ucapnya. 

"Dalam mencapai tujuan tersebut, kami berkomitmen membangun citra positif organisasi, bekerja secara terukur, berbasis data, dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat," lanjutnya.

Bendi mengakui tantangan tersendiri dengan luasnya wilayah Kalteng dan sebaran penduduk yang tidak merata. Sehingga LPADKT membutuhkan dukungan pemerintah daerah serta peluang untuk mengembangkan usaha mandiri.

"Agar organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa bergantung pada bantuan pemerintah," pungkasnya. 

Sementara Sekretaris DPC LPADKT Kalteng, Septedy, dalam keterangannya mengatakan pelantikan ini menjadi titik awal bagi organisasi untuk bergerak aktif dalam pemberdayaan pemuda, khususnya pemuda Dayak dan pemuda secara umum.

"Setelah pelantikan, pengurus akan segera menyusun dan melaksanakan program kerja strategis. Program awal yang direncanakan adalah pembentukan struktur ranting di seluruh kabupaten dan kota se-Kalteng, agar peran organisasi dapat menjangkau hingga tingkat akar rumput," jelasnya. 

Lanjutnya LPADKT Kalteng menargetkan kemandirian organisasi melalui pembentukan unit usaha sendiri, dan rganisasi juga akan menerapkan pola kerja yang terukur dengan berbasis data, termasuk pendataan pemuda yang belum menyelesaikan pendidikan, pemuda yang telah memenuhi syarat kerja, namun belum terserap lapangan pekerjaan.

"Dari data tersebut, organisasi akan bergerak secara terarah, sehingga setiap program yang dijalankan tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi pemuda dan masyarakat," ujarnya.

Septedy menambahkan, LPADKT Kalteng berkomitmen menjadi organisasi yang taat hukum dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

"Dalam penguatan internal, berencana menjalin kerja sama dengan unsur penegak hukum, TNI dalam pembinaan organisasi, mental, dan kedisiplinan kader," tandasnya. (f4/sb)