Lewati ke konten utama
Wisata

Bukit Sapu Angin Pelaihari Kembali Dibuka, Jadi Magnet Pendaki Akhir Pekan

Redaksi 22-01-2026, 07:03 WIB 1 menit baca
Lokasi Wisata alam Bukit Sapu Angin yang berada di Kecamatan Panyipatan, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). FOTO: ISTIMEWA/SB
Lokasi Wisata alam Bukit Sapu Angin yang berada di Kecamatan Panyipatan, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). FOTO: ISTIMEWA/SB

SB, TANAH LAUT – Wisata alam Bukit Sapu Angin yang berada di Kecamatan Panyipatan, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), kini kembali ramai dikunjungi para pendaki setelah sempat ditutup beberapa tahun silam.

Sejak kembali dibuka, destinasi ini viral di media sosial khususnya tiktok, serta menjadi salah satu pilihan favorit para pendaki dan masyarakat untuk mengisi waktu akhir pekan.

Bukit Sapu Angin menawarkan panorama alam berupa hamparan rumputan hijau yang luas dengan pemandangan unik kawanan sapi yang bebas merumput di kawasan perbukitan. Suasana alam terbuka dengan hembusan angin sejuk menjadikan lokasi ini cocok untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Dengan ketinggian sekitar 256 meter di atas permukaan laut (mdpl), Bukit Sapu Angin dinilai sangat lumayan ramah bagi pendaki pemula. Jalur pendakian yang tidak terlalu ekstrem serta waktu tempuh yang relatif singkat sekitar 45 menit dari basecamp untuk sampai keatas puncak bukit membuat banyak pengunjung tertarik mencoba sensasi mendaki tanpa harus memiliki pengalaman khusus.

"Jalur pendakiannya lumayan nyaman dan cocok untuk para pemula. Pemandangannya juga indah, apalagi saat cuaca cerah," ujar Iwan salah satu pengunjung yang datang bersama temannya.

Pengelola wisata menetapkan tarif masuk sebesar Rp15 ribu per orang, yang dinilai cukup terjangkau. Selain itu, tersedia pula fasilitas seperti toilet umum dan kamar mandi dibawah sebelum jalur pendakian, dan sewa perlengkapan alat mendaki bagi pengunjung yang ingin berkemah maupun bagi wisatawan yang hanya ingin naik hingga puncak tanpa membawa peralatan sendiri.

Kembalinya aktivitas wisata di Bukit Sapu Angin disambut positif oleh masyarakat sekitar karena turut memberikan dampak ekonomi, terutama bagi pelaku usaha kecil dan pengelola jasa wisata.

Pengunjung diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian alam selama berwisata agar Bukit Sapu Angin dapat terus dinikmati sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Tanah Laut. (f4/sb) 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard