Lewati ke konten utama
NASIONAL

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Diperkenalkan di WEF Davos 2026, Perkuat Diplomasi Kuliner Indonesia

Redaksi 23-01-2026, 01:18 WIB 2 menit baca
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan resmi diperkenalkan. (FOTO:ISTIMEWA)
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan resmi diperkenalkan. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, JAKARTA – Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya bersama Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, resmi diperkenalkan di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Kehadiran buku ini menjadi bagian dari upaya penguatan diplomasi Indonesia di panggung global.

Buku versi Bahasa Inggris tersebut memuat 80 menu pilihan khas Indonesia yang dikembangkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, buku ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada komunitas internasional.

“Saya menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris kepada Bapak Stefanus Ade Hadiwidjaja, Managing Director, Investment, Danantara Indonesia, untuk ditampilkan di Paviliun Indonesia pada WEF Davos 2026 sebagai bagian dari showcase diplomasi MBG dan khazanah rasa Nusantara,” ujar Dirgayuza Setiawan.

Sebelum diperkenalkan di Davos, buku yang dalam versi Bahasa Inggris berjudul Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meal’s Program ini juga telah diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, pada Selasa (20/1/2026) di London. Penyerahan tersebut menjadi langkah awal diplomasi kuliner dan ketahanan pangan Indonesia di kancah internasional.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengapresiasi upaya tersebut dan berharap buku ini dapat menjadi media diplomasi yang efektif bagi Indonesia.

“Alhamdulillah, Mas Dirgayuza di tengah kesibukan lawatan bersama Presiden terus berikhtiar memperkenalkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara di tempat-tempat yang istimewa. Setelah sebelumnya diperkenalkan di Kedutaan Besar Indonesia di Inggris, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di WEF Davos, forum bergengsi dunia. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Astacita Presiden kepada dunia,” ujar Dedi, Jumat (23/1/2026).

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara tidak hanya menjadi dokumentasi menu makanan, tetapi juga merekam pengabdian Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Mulai dari aktivitas dapur SPPG Polri sejak dini hari hingga proses distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

Badan Gizi Nasional (BGN) memandang buku ini sebagai simbol pendekatan baru dalam membangun bangsa, melalui perhatian nyata terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi generasi masa depan.

Kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di WEF Davos 2026 menegaskan komitmen Polri dalam mendukung diplomasi Presiden, memperkuat citra positif Indonesia, serta memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara di tingkat global. (*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard