Pemuda Ditemukan Meninggal di Gudang Penggilingan Padi Lampuyang, Diduga Tersengat Listrik
SB, SAMPIT - Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia di gudang penggilingan padi milik Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Harapan, Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu sore (28/1/2026). Korban diduga meninggal dunia akibat tersengat arus listrik.
Korban diketahui berinisial EAW (22), seorang pelajar yang merupakan warga Jalan HM Arsyad (Sampit-Ujung Pandaran), RT 002/RW 001, Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyok menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB, setelah pihak Polsek Jaya Karya menerima laporan dari masyarakat.
“Polsek Jaya Karya menerima laporan adanya seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pintu gudang penggilingan padi. Dugaan sementara, korban tersengat arus listrik,” ujar AKP Edy Wiyok, Jumat (30/1/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Jaya Karya segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan koordinasi dengan pihak medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh petugas Rumah Sakit Samuda, korban dinyatakan meninggal dunia akibat sengatan arus listrik.
“Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di bagian perut sebelah kiri yang diduga sebagai bekas sengatan arus listrik,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap kondisi dan instalasi listrik, khususnya di area gudang, tempat kerja, maupun fasilitas umum, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari. (f1/sb)