Dua Pekan Krisis Air Bersih, Kades Bagendang Usulkan Tambah Suplai
SB, SAMPIT - Krisis air bersih masih dialami warga Desa Bagendang Pemai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama dua minggu terakhir.
Sejumlah wilayah telah menerima bantuan suplai air bersih, namun masih terdapat beberapa RT yang belum sepenuhnya terlayani.
Kepala Desa Bagendang Pemai, Kuryadi, mengatakan bantuan air bersih difokuskan kepada warga yang belum teraliri jaringan PDAM dan selama ini hanya mengandalkan air hujan.
“Untuk bantuan air bersih di Jalan Anang Asran RT 1 RW 1 ada 73 kepala keluarga yang terbantu, serta di RT 6 sekitar 15 KK dari total 89 KK. Masih ada warga yang belum mendapatkan bantuan karena sebagian rumah sudah teraliri PDAM,” ujar Kuryadi, Sabtu (31/1/2026).
Selain itu, bantuan suplai air bersih juga disalurkan di Jalan Poros HM Arsyad KM 28 untuk sekitar 15 kepala keluarga.
Kuryadi menjelaskan, selama krisis air bersih berlangsung, warga hanya mengandalkan stok air yang ditampung dalam drum atau profil tank. Kondisi ini dinilai belum mencukupi kebutuhan harian masyarakat.
“Selama dua minggu ini warga bertahan dengan air yang ditampung di drum dan profil tank. Untuk itu, kami akan kembali mengusulkan bantuan suplai air bersih ke BPBD pada minggu depan, terutama untuk RT 4 dan RT 5 yang masih sangat membutuhkan,” katanya.
Ia menyebutkan, bantuan sarana penampungan air, pemerintah desa telah menyalurkan bantuan profil tank berkapasitas 700 liter secara bertahap sejak 2023 hingga 2025 yang bersumber dari Dana Desa (DD).
Rinciannya, di RT 1 sebanyak 73 rumah telah menerima bantuan profil tank pada tahun 2023. Di RT 2, sebagian besar warga masih mengandalkan air hujan dan sumur, meski sekitar 80 rumah dari total 110 rumah sudah teraliri PDAM.
Sementara itu, di RT 3 sebanyak 34 rumah menerima bantuan profil tank dari Dana Desa tahun 2025, dari total 69 rumah yang ada. L
“Sebagian belum terbantu karena keterbatasan anggaran. Di RT 3 sendiri sekitar 30 rumah sudah teraliri jaringan PDAM,” jelasnya.
Untuk RT 4, seluruh 86 rumah telah menerima bantuan profil tank pada tahun 2024. Sedangkan RT 5 dengan total 98 rumah dan RT 6 sebanyak 86 rumah, seluruhnya telah menerima bantuan profil tank pada tahun 2025.
“Ke depan kami berharap ada tambahan dukungan, terutama suplai air bersih darurat, agar kebutuhan air masyarakat bisa terpenuhi selama musim kemarau ini,” pungkas Kuryadi.(f1/SB)