BANJIR : Tampak ruas Jalan Petuk Katimpun mulai terendam sedalam kurang lebih 30 cm.
SB, PALANGKA RAYA - Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi melanda wilayah Kota Palangka Raya dan tentunya membuat kekhawatiran akan dampak yang ditimbulkan. Seperti genangan air di pemukiman hingga banjir kiriman dan luapan air pada kawasan daerah aliran sungai (DAS).
"Dari pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya pada Minggu 5 Februari lalu di Kelurahan Petuk Katimpun, air mulai naik. Tinggi permukaan air sungai naik sekitar 150 cm dan ada ruas jalan yang terendam air sedalam kurang lebih 30 cm sepanjang 50 meter," ungkap Emi Abriyani, Senin (6/2/2023) kemarin.
Dia menambahkan, dalam seminggu terakhir pihaknya rutin melakukan pemantauan ketinggian debit air.
Dalam dua hari terakhir lanjutnya, debit air naik ke jalan di kawasan pemukiman masyarakat. Tercatat ada lima kelurahan yang jalannya mulai tergenang air, yakni di Kelurahan Marang, Kelurahan Petuk Katimpun, Jalan Danau Rangas Kelurahan Bukit Tunggal, Jalan Anoi Kelurahan Palangka dan Kelurahan Bereng Bengkel.
"Nah di Kelurahan Bereng Bengkel ini, akses jalan hanya bisa dilalui oleh perahu saja," beber Emi.
Pihak BPBD telah melapor kepada Wali Kota Palangka Raya, karena sudah ada lima kelurahan yang terdampak genangan air yang berasal dari luapan air sungai. (Mda/ok)