Kapolres Murung Raya (Mura) AKBP Franky M. Monathen, S.I.K., memimpin Upacara Penyambutan dan Penutupan Bintara Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 di Mapolres Mura, Kamis (12/2/2026). FOTO: HUMAS/SB
SB, PURUK CAHU– Kapolres Murung Raya (Mura) AKBP Franky M. Monathen, S.I.K., memimpin Upacara Penyambutan dan Penutupan Bintara Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 di Mapolres Mura, Kamis (12/2/2026) siang. Upacara penyambutan ditandai dengan prosesi penyiraman air bunga sebagai simbol penerimaan resmi personel baru.
Upacara penerimaan tersebut merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh Satuan Brimob Polri setiap menerima personel yang mendapatkan penempatan tugas di jajaran Satbrimob Polda Kalteng. Tradisi ini bertujuan menanamkan rasa kebanggaan dan kehormatan sebagai bagian dari Korps Brimob.
Penyambutan personel baru ini memiliki makna penting dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme, patriotisme, soliditas, serta pemupukan jiwa korsa. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk karakter para Bintara Brimob menjadi Bhayangkara sejati yang profesional, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas.
Kegiatan upacara diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Murung Raya, Danton Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalteng, serta seluruh personel Polres Mura. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Murung Raya menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada 14 personel Bintara Brimob yang resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kompi 2 Batalyon Satbrimob Polda Kalteng. Ia berharap para personel baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi satuan.
Menutup amanatnya, Kapolres Mura berpesan agar para Bintara Brimob senantiasa menjaga hierarki, disiplin, serta melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa Brimob merupakan satuan yang siap ditempatkan di garis terdepan dalam situasi kontinjensi dengan tetap berpegang teguh pada semboyan Korps Brimob,“Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan.” (Ang)