seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Jelang Ramadan, Bupati Heriyus Monitoring Pasokan dan Harga Bahan Pokok

by Redaksi - Tanggal 18-02-2026,   jam 06:07:08
Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, bersama Perangkat Daerah dan instansi terkait telah melaksanakan monitoring ketersediaan pasokan serta harga barang kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan di sejumlah titik pasar dan toko. FOTO: DISKOMINFOSB/SB Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, bersama Perangkat Daerah dan instansi terkait telah melaksanakan monitoring ketersediaan pasokan serta harga barang kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan di sejumlah titik pasar dan toko. FOTO: DISKOMINFOSB/SB

SB, PURUK CAHU - Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, bersama Perangkat Daerah dan instansi terkait telah melaksanakan monitoring ketersediaan pasokan serta harga barang kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan di sejumlah titik pasar dan toko, pada Selasa (10/2/2026) lalu.

Monitoring ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harga tetap terkendali selama bulan Ramadaan di tengah meningkatnya permintaan bahan pangan.

Bupati Mura, Heriyus menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pokok utama seperti beras, minyak goreng, gula, tepung dan kebutuhan pokok lainnya masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

"Hasil monitoring menunjukkan bahwa pasokan bahan pokok di Murung Raya masih aman. Harga relatif stabil, meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, namun masih dalam batas yang wajar," ujar Heriyus.

Bupati Heriyus menjelaskan, beberapa komoditas memang menjadi perhatian khusus karena dipengaruhi oleh faktor distribusi dan ketergantungan pasokan dari luar daerah.

"Pemkab Mura terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi lonjakan harga menjelang dan selama Ramadan," ucapnya. 

Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Bupati Heriyus menegaskan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sangat strategis. Pemerintah daerah terus meningkatkan sinergi dengan distributor, pelaku usaha, serta instansi vertikal agar distribusi bahan pokok berjalan lancar hingga ke wilayah pelosok.

"TPID terus melakukan pemantauan intensif, khususnya menjelang Ramadaan. Apabila diperlukan, Pemerintah Daerah siap menggelar pasar murah sebagai langkah intervensi untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat," jelasnya.

Bupati Heriyus juga menekankan pentingnya strategi jangka panjang melalui penguatan produksi lokal dan mendorong pemberdayaan petani dan pelaku usaha daerah guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar wilayah secara bertahap.

"Kedepan produksi lokal harus dikembangkan dalam memenuhi kebutuhan daerah," tandasnya. (ang)