Lewati ke konten utama
Provinsi

Polda Kalteng Gelar Rakor Operasi Ketupat Telabang 2026, Siapkan Ribuan Personel Amankan Idul Fitri

Redaksi 05-03-2026, 10:41 WIB 2 menit baca
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan sambutan pada acara pembukaan rakor perispan Operasi Ketupat Telabang 2026. (FOTO:ISTIMEWA)
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan sambutan pada acara pembukaan rakor perispan Operasi Ketupat Telabang 2026. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Polda Kalteng menggelar rapat koordinasi (Rakor) Operasi Ketupat Telabang 2026 dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Kota Palangka Raya, Kamis (5/3/2026).

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan dihadiri oleh Plt Sekda, Kabinda, unsur TNI, serta berbagai instansi terkait yang akan terlibat dalam pengamanan selama periode Ramadan hingga pasca Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya selama momen mudik dan perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang tahun 2026 memiliki beberapa penyesuaian dibandingkan tahun-tahun sebelumnya berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan operasi pada 2024 dan 2025.

“Tahun ini tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik saja, tetapi juga mencakup pengamanan kegiatan ibadah umat Islam selama bulan Ramadan, seperti puasa, pembagian zakat, tadarus, dan salat tarawih,” ujar Iwan Kurniawan.

Selain itu, pengamanan juga akan dilakukan setelah perayaan Idul Fitri, khususnya di sejumlah lokasi wisata yang biasanya mengalami peningkatan kunjungan masyarakat.

Dalam operasi tersebut, Polda Kalteng menyiapkan sekitar 2.300 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya. Para personel tersebut akan disiagakan untuk mendukung kelancaran arus mudik maupun aktivitas masyarakat selama Lebaran.

Sebagai bagian dari strategi pengamanan, aparat juga akan mendirikan sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan terpadu di berbagai titik strategis yang menjadi jalur pergerakan masyarakat.

Di samping itu, Polda Kalteng juga menyiapkan personel khusus untuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Sekitar 1.160 personel disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kondisi darurat lainnya di sejumlah wilayah rawan.

“Kami juga menyiapkan personel siaga bencana beserta peralatan pendukung yang akan ditempatkan di beberapa titik rawan. Hal ini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan sebagainya,” tegasnya.

Kapolda Kalteng optimistis bahwa melalui rapat koordinasi tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta seluruh instansi terkait dapat berjalan dengan baik.

Ia berharap kolaborasi yang kuat antar seluruh elemen tersebut dapat menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah selama perayaan Idul Fitri tahun 2026. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard