Bupati Gumas Paparkan Implementasi Manajemen Talenta ASN di BKN Jakarta
SB, JAKARTA – Bupati Gumas, Jaya Samaya Monong menghadiri kegiatan ekspose Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas kepada BKN terkait implementasi Manajemen Talenta ASN di lingkungan pemerintah daerah. Ekspose dilaksanakan di Ruang Data Gedung I Lantai II BKN sebagai bagian dari proses evaluasi sekaligus penguatan penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara.
Dalam kegiatan itu, Bupati Jaya Samaya Monong didampingi Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gunung Mas, Iltem, serta sejumlah pejabat eselon III perangkat daerah terkait.
Turut hadir dari pihak BKN antara lain Wakil Kepala BKN Suharmen, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, Deputi Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN Rahman Hadi, Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN Jumiati, Analis SDM Aparatur Ahli Utama Tauchid Jatmiko, serta Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat.
Dalam kesempatan tersebut dipaparkan berbagai perkembangan implementasi Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas. Manajemen talenta merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi yang bertujuan membangun birokrasi yang profesional, adaptif, serta memiliki daya saing.
Bupati Jaya Samaya Monong menyampaikan bahwa implementasi manajemen talenta tidak hanya bertujuan untuk memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga memastikan ketersediaan sumber daya aparatur yang unggul dan siap mengisi berbagai jabatan strategis secara berkelanjutan.
“Implementasi manajemen talenta tidak hanya bertujuan untuk memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga untuk memastikan tersedianya sumber daya aparatur yang tepat, unggul, dan siap mengisi jabatan-jabatan kunci secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ekspose tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk memperoleh arahan, masukan, serta penilaian konstruktif dari tim penilai BKN guna meningkatkan kualitas implementasi manajemen talenta di daerah.
“Kami menyadari bahwa proses ini masih memerlukan penyempurnaan. Oleh karena itu, kegiatan ekspose hari ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperoleh arahan, masukan, dan penilaian konstruktif dari tim penilai, guna meningkatkan kualitas implementasi manajemen talenta di Kabupaten Gunung Mas,” lanjutnya.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas saat ini mencapai 5.549 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 3.147 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 2.402 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tersebar di 52 perangkat daerah.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terus melakukan berbagai langkah strategis dalam penguatan manajemen talenta ASN, di antaranya melalui pemetaan talenta, pelaksanaan asesmen bagi pejabat struktural, serta penguatan sistem pengembangan karier aparatur yang terstruktur dan berkelanjutan.
Bupati juga optimistis bahwa pembangunan manajemen talenta ASN di Kabupaten Gunung Mas akan semakin matang dengan dukungan berbagai pihak.
“Kami meyakini bahwa dengan dukungan semua pihak, pembangunan manajemen talenta di Kabupaten Gunung Mas akan semakin matang dan mampu mendukung pencapaian visi pembangunan daerah, termasuk penguatan Program Tambun Bungai,” tutupnya. (sb/*)