seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ditinggal Beli Obat Rumah Warga Kelawa Terbakar

by Redaksi - Tanggal 12-02-2023,   jam 07:56:33
Kondisi rumah semi permanen di Kelawa hangus terbakar. FOTO : POLRES PULANG PISAU Kondisi rumah semi permanen di Kelawa hangus terbakar. FOTO : POLRES PULANG PISAU

SB, PULANG PISAU - Ditinggal pemiliknya ke warung untuk membeli obat, sebuah rumah semi permanen berbahan kontruksi RT 06 Kelurahan Kelawa Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau ludes terbakar, Sabtu (11/2/2023) pukul 20.30 WIB.

Rumah yang diketuai milik P tersebut, terbakar diduga akibat korsleting listrik pada terminal jek listrik tidak mampu menahan beban arus daya listrik yang di salurkan untuk kulkas dan rice cooker. 

Sehingga menghanguskan seluruh materil bangunan rumah semi permanen yang berbahan kontruksi kayu beserta perabotnya.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono melalui Kasi Humas Polres Pulang Pisau AKP Daspin membenarkan perihal terjadinya kebakaran pemukiman yang menimpa rumah P Warga RT 06 Kelurahan Kelawa Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (11/2/2023) sekitar pukul 20.30 WIB.

AKP Daspin menyebutkan, kronologis kejadian berawal pada saat saksi S keluar rumah untuk memperbaiki mesin yang berada di perahu pinggir sungai Kelurahan setempat.

Namun, tidak lama kemudian disusul oleh saksi L yang keluar rumah untuk menimba air di perahu tersebut.

"Pada saat menimba air di perahu tersebut, kedua saksi mendengar ada suara benda terbakar. Kemudian mencoba melihat disekitar lingkungannya. Ternyata melihat cahaya api dari kaca rumah milik P," ucap AKP Daspin melalui rilis resmi yang dikirim di grup WhatsApp, Minggu (12/2/2023) pagi.

Setelah melihat kejadian itu, tegas AKP Daspin, kedua orang saksi mencoba untuk memadamkan api dengan mencari gayung sambil berteriak " KEBAKARAN " yang kemudian datang warga untuk membantu memadamkan api tersebut.

Namun api sudah lebih dulu membakar bangunan rumah yang terbuat dari kayu (Semi Permanen) kurang lebih 1 jam api membakar rumah tersebut.

Lanjutnya, pada saat terbakar rumah dalam keadaan kosong dimana, pemilik rumah sedang ke warung membeli untuk membeli obat.

"Akibat kejadian tersebut, diperkirakan korban menderita kerugian kurang lebih

Rp. 50.000.000. Yang terdiri bangunan rumah dan perabotannya," tandasnya. 

AKP Daspin mengungkapkan, untuk dugaan sementara, asal api akibat konsleting listrik pada terminal jek listrik di dinding tengah rumahnya. Karena, terminal jek tersebut tidak mampu menahan beban arus daya listrik yg di salurkan untuk kulkas dan rice cooker. (dm)