Antrean panjang disalah satu SPBU di wilayah Kotawaringin Timur. (FOTO: ISTIMEWA)
Kelangkaan Solar di Kotim, Antrean Truk Mengular di Sejumlah SPBU
SB, SAMPIT – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memicu antrean panjang kendaraan, khususnya truk, di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Pantauan di SPBU kawasan Jalan Jenderal Sudirman KM 2 Sampit, puluhan truk sudah terlihat mengantre sejak pagi hari. Antrean bahkan mengular hingga ke bahu jalan, terutama pada jam-jam sibuk. Para sopir mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam demi mendapatkan solar untuk operasional mereka.
“Saya sudah berjam-jam antre, sampai sekarang belum dapat,” keluh Kipli, salah seorang sopir truk, Kamis (16/4/2026).
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah SPBU lain, seperti di wilayah Kecamatan Baamang dan kawasan Jalan Tjilik Riwut KM 8, Telaga Baru.
“Di sini juga saya sudah antre dari pukul 10.00 WIB,” ujar Hengky, sopir truk lainnya.
Ia mengungkapkan, sulitnya mendapatkan solar berdampak langsung pada pekerjaannya. Distribusi barang menjadi terhambat akibat waktu yang tersita untuk mengantre BBM.
“Biasanya bisa dua sampai tiga kali saya kirim buah ke pabrik, sekarang baru sekali sudah tersendat,” ungkapnya.
Para sopir berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan solar tersebut agar aktivitas distribusi dan pekerjaan mereka bisa kembali normal.
“Mudah-mudahan bisa segera diatasi biar kami bisa kerja maksimal,” pungkasnya. (f1/sb)