Simulasi pelaksanaan pengaman May Day di Halaman Ditsamapta Polda Kalteng. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Polda Kalimantan Tengah meningkatkan kesiapsiagaan melalui serangkaian latihan intensif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 April 2026, yang dipusatkan di Aula dan Lapangan Ditsamapta Polda Kalteng. Rangkaian latihan meliputi Tactical Floor Game (TFG), gladi posko, hingga simulasi sistem pengamanan kota (sispamkota). Seluruh tahapan dirancang untuk menguji kesiapan personel serta efektivitas koordinasi lintas satuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Kapolda Kalteng, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa peringatan May Day merupakan agenda tahunan yang memerlukan perhatian serius dari aparat keamanan. Hal ini tidak lepas dari potensi meningkatnya aktivitas penyampaian aspirasi oleh kelompok buruh dan masyarakat.
“Momentum May Day identik dengan mobilisasi massa. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, kesiapsiagaan tinggi, serta sinergi kuat antar seluruh unsur pengamanan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan TFG dan gladi posko menjadi bagian penting dalam manajemen operasi kepolisian. Melalui simulasi tersebut, setiap satuan tugas dapat memahami skenario pengamanan secara menyeluruh, mulai dari kondisi normal hingga situasi darurat atau kontinjensi.
Menurutnya, latihan ini juga bertujuan menyamakan persepsi antar personel di lapangan, sehingga setiap tindakan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur tanpa menimbulkan eskalasi yang tidak diinginkan.
“Kami ingin memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, termasuk langkah-langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan,” jelasnya.
Selain aspek teknis, Kapolda juga menekankan pentingnya pendekatan preventif dan humanis dalam pengamanan aksi unjuk rasa. Ia mengingatkan agar setiap personel tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, namun tetap tegas dan berpegang pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Lebih lanjut, ia meminta seluruh jajaran untuk terus melakukan evaluasi terhadap potensi kerawanan, memperkuat koordinasi antar satuan tugas, serta menjaga disiplin dan kesiapan logistik selama pelaksanaan operasi.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Polda Kalteng berharap pelaksanaan May Day 2026 di wilayah Kalimantan Tengah dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mencerminkan profesionalisme aparat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. (sb/*)