Tampak pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian, korban masih terkapar di jalan. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali memakan korban jiwa di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Insiden tragis tersebut terjadi di kawasan Jembatan Patah, Jalan Kapten Mulyono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu malam (25/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Peristiwa itu melibatkan dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis MX King. Keduanya diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di lokasi yang gelap dan memiliki kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.
Akibat kejadian tersebut, satu korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi atau tidak lama setelah insiden terjadi. Sementara satu korban lainnya mengalami luka berat berupa fraktur pada bagian bahu dan saat ini dalam kondisi kritis.
Relawan ambulans dari Dompet Peduli, Iki, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyebutkan bahwa tim relawan langsung melakukan evakuasi terhadap para korban sesaat setelah menerima laporan.
“Satu korban meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami patah bahu dan sudah kami evakuasi untuk mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya.
Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor kondisi jalan dan minimnya penerangan di sekitar lokasi kejadian.
Warga sekitar pun kembali menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap kondisi Jembatan Patah yang dinilai sudah tidak layak dilalui, terutama pada malam hari. Minimnya lampu penerangan disebut menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko kecelakaan di kawasan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan penerangan jalan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (f1/sb)