Lewati ke konten utama
HUKUM

Aksi Curanmor Gagal di WMP Sampit, Dua Remaja Diamankan Warga, Satu Pelaku Kabur

Redaksi 06-05-2026, 12:38 WIB 2 menit baca
Terduga pelaku pencurian ketika diamankan sejumlah warga usai kendaraan mogok. (FOTO:ISTIMEWA)
Terduga pelaku pencurian ketika diamankan sejumlah warga usai kendaraan mogok. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Percobaan pencurian sepeda motor di kawasan Perumahan Wengga Metropolitan (WMP), Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, berakhir gagal setelah kendaraan yang dibawa kabur tiba-tiba mogok di jalan, Selasa (5/5/2026) malam.

Insiden terjadi di Jalan WMP 19 dan sempat menggegerkan warga sekitar. Suasana yang semula tenang berubah ramai setelah terdengar teriakan minta tolong dari pemilik kendaraan. Warga yang mengetahui adanya aksi pencurian langsung keluar rumah dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, tiga remaja terlihat mondar-mandir dengan gerak-gerik mencurigakan di area permukiman. Mereka kemudian menemukan sepeda motor Honda Vario warna putih bernomor polisi KH 5096 LJ yang terparkir di depan rumah warga dalam kondisi kunci masih tergantung di kontak.

Melihat kesempatan tersebut, salah satu pelaku langsung membawa kabur motor. Namun upaya mereka tidak berjalan mulus. Saat melaju dengan kecepatan tinggi, kendaraan tersebut mendadak mati di tengah jalan.

Kondisi itu membuat pelaku panik dan menarik perhatian warga. Pemilik motor yang menyadari kendaraannya dicuri langsung berteriak, memicu warga sekitar untuk mengejar pelaku.

Tak berselang lama, dua dari tiga pelaku berhasil ditangkap warga tidak jauh dari lokasi. Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran.

Situasi sempat memanas karena emosi warga yang tersulut. Dalam video yang beredar, salah satu pelaku terlihat sempat mendapat pukulan sebelum akhirnya dilerai oleh warga lain yang berusaha menenangkan keadaan.

Saat diamankan, kedua remaja tersebut mengaku nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan pribadi, termasuk untuk bermain judi online dan membeli narkotika.

Kapolsek Baamang, Iptu Helmi Hamdani, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kedua terduga pelaku saat ini telah diamankan di Mapolsek Baamang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar, dua orang yang diduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).

Pihak kepolisian juga masih melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan serta memburu satu pelaku lain yang melarikan diri.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya dan mendalami motif dari aksi ini,” tambahnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan, terutama dengan tidak meninggalkan kunci di kendaraan serta memastikan sistem pengamanan ganda.

Selain itu, warga juga diingatkan agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan pelaku kepada aparat penegak hukum.

“Peran aktif masyarakat sangat penting, namun tetap harus mengedepankan keselamatan dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” tegasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard