Lewati ke konten utama
Pemkab Barito Timur

Pemkab Bartim Bersama TNI-Polri Cek SPBU Ampah Terkait Antrean BBM

Redaksi 09-05-2026, 01:29 WIB 1 menit baca
Tim gabungan yang terdiri dari Pemkab Bartim dan unsur TNI-Polri melakukan pengecekan pasokan dan distribusi BBM di SPBU Ampah, Sabtu (9/5/2026).FOTO: ISTIMEWA/SB
Tim gabungan yang terdiri dari Pemkab Bartim dan unsur TNI-Polri melakukan pengecekan pasokan dan distribusi BBM di SPBU Ampah, Sabtu (9/5/2026).FOTO: ISTIMEWA/SB

SB, TAMIANG LAYANG - Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama unsur TNI dan Polri melakukan pengecekan langsung ke SPBU Ampah, Sabtu (9/5/2026). Hal tersebut menyikapi persoalan distribusi dan antrean BBM yang terjadi belakangan ini.

Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P Lelu mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi distribusi BBM tetap terkendali serta mendengar langsung masukan dari pengelola SPBU, pelangsir, hingga masyarakat pembeli BBM.

"Tim melakukan diskusi bersama pengelola SPBU, pelangsir, dan masyarakat terkait kondisi distribusi BBM di lapangan," ujarnya.

Dalam pengecekan tersebut, tim juga mencatat harga BBM yang dijual di SPBU Ampah, yakni Pertamax Rp12.600 per liter, Dex Rp28.500 per liter, Pertamax Turbo Rp20.350 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Bio Solar Rp6.800 per liter.

Untuk mengantisipasi antrean panjang, pihak SPBU menerapkan pembatasan pembelian bagi masyarakat dan pelangsir. Kendaraan roda empat dibatasi maksimal Rp300 ribu, sedangkan roda dua maksimal Rp150 ribu.

Selain itu, pengaturan distribusi dilakukan melalui tiga jalur berbeda, masing-masing untuk kendaraan roda empat, roda dua, dan pelangsir.

Ari Panan mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying di tengah situasi antrean maupun kenaikan harga BBM.

"Pemerintah daerah terus memantau harga dan ketersediaan BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," katanya. (ONG) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard