Lewati ke konten utama
DPRD Murung Raya

Dewan Dukung Pembentukan Tim Penanganan Krisis BBM di Mura

Redaksi 10-05-2026, 02:24 WIB 1 menit baca
Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie
Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie

SB, PURUK CAHU– Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang membentuk tim khusus, penanganan krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah setempat.

Menurut politisi PDIP itu, pembentukan tim merupakan langkah tepat dan strategis untuk mengatasi persoalan kelangkaan BBM yang beberapa waktu terakhir menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Puruk Cahu dan sekitarnya.

"Saya pribadi dan lembaga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah yang telah dengan bijak dan cekatan mengambil langkah tegas dan terukur dalam penanganan persoalan kelangkaan BBM di Puruk Cahu dan sekitarnya," kata Bebie, Minggu (10/05/2026).

Ia menilai selama ini distribusi BBM di wilayah Puruk Cahu belum sepenuhnya berjalan tepat sasaran. Sebagian besar pasokan BBM, menurutnya, justru banyak terserap oleh aktivitas pelansiran yang kemudian diperjualbelikan kembali kepada masyarakat dengan harga lebih tinggi.

"Selama ini distribusi BBM dari SPBU Puruk Cahu kepada masyarakat lebih banyak tidak tepat sasaran. Penyerapan pasokan BBM dari hari ke hari justru lebih besar diserap oleh aktivitas pelansir. Jadi menurut saya langkah yang diambil pemerintah daerah sangat tepat," tegasnya.

Bebie juga menyoroti panjangnya rantai distribusi, akibat praktik pelansiran yang menyebabkan harga BBM di tingkat pengecer sulit dikendalikan. Kondisi tersebut dinilai cukup memberatkan masyarakat kecil yang sangat bergantung terhadap kebutuhan BBM untuk aktivitas sehari-hari.

Karena itu, ia berharap tim yang telah dibentuk pemerintah daerah bersama aparat terkait dapat bekerja optimal dalam melakukan pengawasan distribusi, penertiban aktivitas pelansiran, serta memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan.

Dengan adanya langkah tersebut, Bebie berharap stabilitas distribusi BBM di Murung Raya dapat kembali normal, harga di tingkat pengecer tetap terkendali, dan kebutuhan masyarakat terhadap BBM dapat terpenuhi dengan baik. (Ang)

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard