Pasar Murah menjelang Hari Raya Iduladha 2026 diserbu masyarakat. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT - Pemkab Kotawaringin Timur (Kotak m) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kotim kembali menggelar gerakan pasar pangan murah menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat yang rela mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kepala DPKP Kotim, Yephi Hartady Periyanto mengatakan, pasar pangan murah memang rutin diagendakan setiap menjelang hari besar keagamaan sebagai upaya membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
“Yang kita agendakan itu setiap menjelang hari besar keagamaan ada pasar pangan murah. Sebelumnya juga sempat dilaksanakan menjelang Lebaran, dan kali ini menjelang Hari Raya Kurban,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, DPKP menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula, telur, bawang, hingga aneka sayuran. Selain itu, kegiatan juga melibatkan kelompok tani dan sejumlah distributor.
Yephi menjelaskan, harga yang ditawarkan dalam pasar murah dipastikan lebih rendah dibanding harga umum di pasaran. Penetapan harga mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Semangatnya itu pengendalian harga. Jadi harga barang yang dijual di sini posisinya di bawah harga eceran tertinggi,” tegasnya.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kecenderungan kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya. Kondisi itu membuat warga berupaya mencari harga yang lebih murah.
“Kalau menjelang hari raya keagamaan memang ada kecenderungan harga naik. Jadi masyarakat antusias karena ingin mendapatkan harga yang lebih rendah,” pungkasnya. (f1/sb)