Wakil Bupati Kapuas Dodo menghadiri pembukaan Pesona Tambun Bungai Tahun 2026 yang berlangsung di Atrium Duta Mall Palangka Raya, pada Jumat (29/5/2026). FOTO: HUMAS/SB
SB, PALANGKA RAYA – Wakil Bupati Kapuas Dodo menghadiri pembukaan Pesona Tambun Bungai Tahun 2026 yang berlangsung di Atrium Duta Mall Palangka Raya, pada Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden.
Turut hadir secara virtual Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Departemen Regional Bank Indonesia, Koordinator Wilayah Bank Indonesia se-Kalimantan, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Wakil Bupati Pulang Pisau, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah, Rektor UIN Palangka Raya, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pesona Tambun Bungai 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya secara daring, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan melalui promosi produk unggulan UMKM, peningkatan akses pasar, pembiayaan, serta literasi keuangan masyarakat.
Menurutnya, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional maupun daerah. Melalui kegiatan tersebut, Bank Indonesia berharap Pesona Tambun Bungai tidak hanya menjadi sarana promosi produk UMKM, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Pj Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta mengangkat potensi dan identitas lokal.
Karena itu, UMKM harus terus didorong agar mampu naik kelas, lebih inovatif, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas akses pasar dan pembiayaan. Hal tersebut sejalan dengan tema kegiatan tahun ini, yakni “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
"Melalui kegiatan ini, kita ingin produk-produk unggulan Kalimantan Tengah, baik wastra, kerajinan, makanan dan minuman olahan, maupun produk kreatif lainnya semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar," ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap para pelaku UMKM dapat mempersiapkan diri untuk berperan aktif sebagai penggerak perekonomian melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sehingga mampu bersinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di wilayah perdesaan maupun perkotaan.
Kehadiran Wakil Bupati Kapuas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap pengembangan UMKM serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. (hms/f4)