Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas Peringati Hari Lahir Pancasila 2026

Redaksi 03-06-2026, 04:04 WIB 2 menit baca
Bupati Kapuas HM. Wiyatno bersama Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat setelah Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kapuas, Rabu (3/6/2026). FOTO: FADLI/SB
Bupati Kapuas HM. Wiyatno bersama Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat setelah Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kapuas, Rabu (3/6/2026). FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kapuas, Rabu (3/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Kapuas H.M. Wiyatno bertindak sebagai inspektur upacara.

Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Dalam amanatnya, Bupati Kapuas H.M. Wiyatno menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.

"Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global. Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," ujarnya.

Menurut Wiyatno, nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila merupakan instrumen penting dalam membangun dialog serta menjembatani berbagai perbedaan yang terjadi di dunia.

Ia juga menyoroti kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, antara lain melalui pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih terjajah.

"Perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia. Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab harus terus menjadi pijakan dalam setiap langkah bangsa Indonesia," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan agar nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata, termasuk menjaga persatuan dan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, serta tindakan yang dapat mengganggu keharmonisan bangsa.

"Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, menjunjung tinggi religiositas, kuat dalam persatuan, dan kokoh karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa," ungkapnya.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Kapuas berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, serta fondasi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan damai. (hms/f4) 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard