seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kelotok Karam di Sungai Batang Kawa, Kiki Jakaria Ditemukan Meninggal Dunia

by Redaksi - Tanggal 25-06-2026,   jam 03:02:54
Korban Kiki Jakaria Korban Kiki Jakaria

SB, NANGA BULIK– Setelah dilakukan pencarian sejak malam hari, korban tenggelam akibat insiden kelotok karam di Desa Karang Mas, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (25/6/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Kiki Jakaria (26), warga yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah perahu motor atau kelotok yang ditumpanginya karam saat perjalanan pulang dari menyandau durian pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban saat itu ikut menumpang kelotok ketika dalam perjalanan pulang. Namun nahas, kelotok yang ditumpangi mengalami kecelakaan dan karam. 

Sejak kejadian tersebut korban tidak terlihat lagi dan diduga tenggelam di perairan setempat.

Laporan kejadian disampaikan oleh pihak keluarga korban, Becko, yang kemudian diteruskan kepada instansi terkait untuk dilakukan upaya pencarian.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Tim BASARNAS Pangkalan Bun setelah menerima laporan kejadian.

"Tim BASARNAS Kotawaringin Barat tiba di Kantor BPBD Lamandau pada Rabu malam pukul 23.38 WIB. Selanjutnya pada pukul 00.08 WIB dilakukan briefing bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD untuk mempersiapkan operasi pencarian," ujarnya.

Setelah briefing, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Desa Karang Mas. Pada pukul 00.22 WIB, Tim BASARNAS Kobar dan TRC BPBD Lamandau berangkat untuk melaksanakan pencarian korban.

Upaya pencarian dimulai pagi hari, Korban berhasil ditemukan pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 09.28 WIB.

"Korban atas nama Kiki Jakaria, umur 26 tahun, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Hendikel.

Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Ghani Nanga Bulik untuk menjalani proses visum. Jenazah diangkut menggunakan kendaraan milik Polsek Delang dan saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat menggunakan transportasi air yang menjadi sarana utama di sejumlah wilayah pedalaman Kabupaten Lamandau. (BY/SB)