Lewati ke konten utama
HUKUM

Kelotok Tenggelam di Sungai Batang Kawa, Korban Ditemukan Mengapung 3 Km dari Lokasi

Redaksi 25-06-2026, 05:08 WIB 1 menit baca
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Batang Kawa, Desa Karang Mas, Kecamatan Batang Kawa, Lamandau. (FOTO:ISTIMEWA)
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Batang Kawa, Desa Karang Mas, Kecamatan Batang Kawa, Lamandau. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, NANGA BULIK – Korban kecelakaan kelotok tenggelam di Sungai Batang Kawa, Desa Karang Mas, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (25/6/2026).

Korban diketahui bernama Kiki Jakaria (26), warga Desa Arga Mulia. Peristiwa bermula saat korban pulang dari kebun durian menggunakan perahu kelotok di Sungai Batang Kawa. Di tengah perjalanan, kelotok yang ditumpanginya tiba-tiba tenggelam dan korban diduga terseret arus deras sungai.

Sejak kejadian dilaporkan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi awal tenggelamnya perahu. Namun hingga hari pertama, korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (25/6/2026) mulai pukul 06.30 WIB, dengan memperluas area penyisiran ke arah hilir sungai.

Sekitar pukul 09.20 WIB, proses pencarian akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menerima laporan dari masyarakat yang melihat sesosok tubuh mengapung di aliran Sungai Batang Kawa, sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian awal.

“Setelah mendapat informasi dari warga, tim langsung menuju lokasi dan benar ditemukan korban dalam keadaan mengapung di sungai,” ujar Koordinator Lapangan Basarnas, Mahdi.

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi mengapung di permukaan air sungai sebelum segera dievakuasi oleh tim SAR Gabungan menggunakan perahu karet. Proses evakuasi berlangsung hati-hati hingga korban berhasil dibawa ke tepi sungai.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Lamandau untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” ujarnya.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, TNI-Polri, BPBD Lamandau, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pencarian di lapangan. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard