Listrik Menyala Bergilir Kapan Berakhir
Catatan Redaksi
SB, PALANGKA RAYA - Sungguh ironi apa yang terjadi di Bumi Kalimantan khususnya Kalimantan Tengah (Kalteng) potensi Sumber Daya Alam (SDA) sangat luar biasa. Namun ketersediaan listrik masih jauh dari kata merdeka, karena seringnya pemadaman.
Bahkan ada sindiran dari masyarakat bukan pemadaman bergilir tapi menyala bergilir yang intinya, tidak ada kepastian kapan aliran listrik akan normal kembali.
Banyak pertanyaan yang muncul, kenapa pemadaman?kenapa harus setiap hari?mana pemerintah pusat dan daerah yang harusnya hadir berikan solusi.
Ternyata pemadaman bergilir ini dimulai dari Sumatera, Jawa dan sekarang sudah sampai di Kalimantan khususnya Kalimantan Tengah. Dimana antisipasi pemerintah, padahal pemadaman sudah terjadi di daerah lain dan harusnya tidak terjadi lagi melanda daerah lainnya.
Dalam setiap kesempatan PLN menyampaikan pemadaman akibat gangguan dan penurunan daya pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan. Gangguan tersebut membuat PT PLN (Persero) harus melakukan pengaturan beban listrik terbatas secara bergilir di sejumlah wilayah terdampak.
Dampak pemadaman ini para pelaku usaha dapat merugi dan aktifitas terganggu, ditengah perekonomian yang sedang tidak baik-baik saja. Apalagi pemadaman terjadi setiap hari dengan jam yang tidak tentu dan durasinya mencapai 2-3 jam.
Belum lagi masyarakat yang mempunyai anak bayi, balita, dan orangtua yang sakit harus bertahan di tengah pemadaman yang tidak kunjung pasti kapan berakhir.
Bapak Presiden Republik Indonesia, DPR RI yang mewakili rakyat, Bapak Menteri ESDM, Manajemen PLN, Bapak Gubernur, apakah merasakan penderitaan masyarakat ini.
Kalau kendala SDA terutama batubara, bukannya Indonesia khususnya Kalimantan ini SDA berlimpah. Dimohon untuk segera bersikap dalam mengatasi persoalan listrik yang sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. (Redaksi)