Petugas gabungan melakukan pencarian terhadap dua anggota polisi yang hilang. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, KASONGAN – Tim gabungan dari Polres Katingan bersama personel perbantuan Polda Kalimantan Tengah terus melakukan pencarian terhadap dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang usai operasi penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis (2/7/2026).
Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai, bantaran, hingga kawasan sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan setelah dua personel, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, belum diketahui keberadaannya sejak operasi berlangsung.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan, hingga saat ini sembilan personel Satresnarkoba telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, Aipda Yudhie Perdana Putra ditemukan meninggal dunia di sebuah lanting setelah insiden yang terjadi saat penggerebekan.
"Sebanyak sembilan anggota kami telah berhasil dievakuasi dengan selamat. Satu personel atas nama Aipda Yudhie Perdana Putra ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan dua anggota lainnya masih dalam pencarian," ujarnya.
Menurut Dodik, proses pencarian diperkuat dengan melibatkan personel gabungan dari Polda Kalimantan Tengah untuk memperluas area penyisiran, terutama di sepanjang aliran sungai yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Kami bersama tim gabungan dari Polres Katingan dan personel perbantuan Polda Kalimantan Tengah terus melakukan penyisiran di sepanjang sungai maupun area sekitar lokasi kejadian. Fokus kami saat ini adalah menemukan kedua anggota tersebut secepat mungkin," katanya.
Berdasarkan hasil sementara di lapangan, kepolisian menduga kedua personel tersebut tenggelam saat berusaha menyelamatkan diri ketika situasi di lokasi penggerebekan berubah ricuh.
"Kami menduga kedua personel tersebut tenggelam saat berusaha menyelamatkan diri. Karena itu, pencarian kami fokuskan di sepanjang aliran sungai dengan melibatkan seluruh personel yang ada," jelasnya.
Selain melakukan pencarian, aparat juga terus mengamankan lokasi kejadian guna mendukung proses penyelidikan lanjutan. Kapolres berharap kedua anggotanya segera ditemukan dan meminta doa serta dukungan dari masyarakat.
"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar kedua anggota kami dapat segera ditemukan. Semua upaya terbaik akan terus kami lakukan sampai proses pencarian selesai," pungkasnya. (rk/sb)