Lewati ke konten utama
HUKUM

Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian ABK Tugboat Tenggelam di Muara Sampit

Redaksi 03-07-2026, 12:40 WIB 2 menit baca
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap ABK Tugboat Kapuas Bahari V yang tenggelam di Muara Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap ABK Tugboat Kapuas Bahari V yang tenggelam di Muara Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Upaya pencarian terhadap Dedy Saputra, Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat Kapuas Bahari V yang tenggelam di perairan Muara Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masih terus berlanjut hingga hari ketiga operasi SAR, Jumat (3/7/2026). Tim SAR Gabungan kini memperluas area pencarian untuk memperbesar peluang ditemukannya korban.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 03.57 WIB. Korban dilaporkan terjatuh dari atas kapal saat sedang mengangkat jangkar. Rekan-rekan korban yang berada di lokasi sempat berupaya melakukan pertolongan, namun derasnya arus membuat korban cepat tenggelam dan hilang dari pandangan.

“Begitu melihat korban jatuh, kru langsung berusaha menolong dan melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun kondisi arus cukup kuat sehingga korban dengan cepat hilang,” ungkap salah satu petugas di lapangan.

Laporan kejadian kemudian diteruskan oleh KSOP Kelas III Sampit kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya. Menindaklanjuti laporan itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, langsung mengerahkan personel Pos SAR Sampit ke lokasi kejadian.

“Kami terus melakukan pencarian secara maksimal. Hari ini kami juga memperluas area pencarian sesuai rencana operasi SAR yang telah disusun,” tegas Alit, Jumat (3/7/2026).

Memasuki hari ketiga, sejak pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali menyisir perairan Muara Sampit dengan memperhitungkan arah arus, kondisi cuaca, serta potensi pergerakan korban di bawah permukaan air. Operasi dilakukan dengan metode pencarian darat, laut, hingga pemantauan menggunakan kapal SAR.

“Fokus kami saat ini adalah memperluas jangkauan pencarian. Selama masih ada kemungkinan, kami tidak akan berhenti,” tambah salah satu anggota tim SAR di lokasi.

Sejumlah unsur terlibat dalam operasi ini, mulai dari Tim Rescue Pos SAR Sampit, ABK KN SAR 305, Ditpolairud Polda Kalteng, Pos AL Samuda, Sat Polairud Polres Kotim, KSOP Sampit, hingga bantuan nelayan dan masyarakat sekitar yang ikut menyisir perairan.

Hingga Jumat sore, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga ada kejelasan keberadaan korban. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard