Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Muswil APPSI Kalteng Dibuka di Sampit, Pemkab Kotim Ajak Pedagang Perkuat Pasar Rakyat

Redaksi 21-07-2026, 09:11 WIB 1 menit baca
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotim, Rody Kamislam menghadiri pembukaan Muswil APPSI Kalteng yang dilaksanakan di Sampit. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotim, Rody Kamislam menghadiri pembukaan Muswil APPSI Kalteng yang dilaksanakan di Sampit. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak para pedagang pasar memperkuat peran pasar rakyat agar tetap menjadi tulang punggung perekonomian daerah di tengah pesatnya perkembangan perdagangan modern dan digital.

Ajakan itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotim, Rody Kamislam, saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Kalimantan Tengah di Sampit, Senin (20/7/2026).

Rody menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Muswil APPSI dari berbagai kabupaten dan kota di Kalteng. Ia berharap forum tersebut tidak hanya mempererat hubungan antarpedagang, tetapi juga menghasilkan program yang mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha pasar.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Muswil APPSI di Kotim. Semoga kegiatan ini memperkuat sinergi antara pedagang dan pemerintah serta melahirkan keputusan yang membawa manfaat bagi kemajuan organisasi dan kesejahteraan pedagang," ujar Rody.

Menurutnya, pasar rakyat memiliki peran penting sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat sekaligus tempat berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Karena itu, keberadaan pasar harus terus diperkuat agar mampu bersaing dengan perubahan pola perdagangan.

"Pasar rakyat bukan hanya tempat jual beli, tetapi sumber penghidupan bagi banyak keluarga. Kami berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana, memperbaiki tata kelola, membina pedagang, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital agar pasar rakyat semakin maju," tegasnya.

Rody menambahkan, Muswil APPSI menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja, memilih kepengurusan baru, sekaligus merumuskan langkah bersama menghadapi tantangan perdagangan ke depan. Ia berharap hasil Muswil mampu memperkuat eksistensi pasar rakyat sebagai penggerak ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard