Lewati ke konten utama
HUKUM

Ibu Terobos Kobaran Api Selamatkan Anak, Dua Balita Tewas dalam Kebakaran Mendawai I

Redaksi 12-08-2026, 12:28 WIB 2 menit baca
Peristiwa kebakaran di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Selasa (11/8/2026). (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Peristiwa kebakaran di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Selasa (11/8/2026). (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Kebakaran maut terjadi di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Selasa (11/8/2026) siang. Dua balita berinisial NA (4) dan KA (2) ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang dilalap kobaran api.

Informasi yang dihimpun di lapangan, saat kebakaran terjadi, kedua korban berada di dalam rumah bersama sang ibu, SF, dan seorang anak lainnya. Ketika api mulai membesar, SF diketahui sedang menyusui anaknya yang paling kecil.

Lurah Palangka, Dawid mengatakan, SF sempat berhasil membawa anaknya yang paling kecil keluar dari rumah. Namun, ketika kembali untuk menyelamatkan dua anaknya yang lain, kobaran api sudah semakin besar hingga mengepung bangunan.

“Ketika kebakaran dan api semakin membesar, ibu korban membawa anaknya yang masih kecil keluar. Namun saat hendak kembali untuk menyelamatkan anaknya yang lain, ternyata rumah sudah dikepung api,” kata Dawid.

Upaya SF menyelamatkan anak-anaknya membuat dirinya turut mengalami luka bakar. Berdasarkan informasi di lapangan, SF mengalami luka bakar pada lengan sebelah kanan dan bagian wajah dengan luas sekitar 13 persen.

“Betul ada korban. Umur 4 tahun berinisial NA dan 2 tahun berinisial KA. Saat kebakaran terjadi, mereka sedang berempat di dalam rumah. Sang ibu sedang menyusui anaknya yang paling kecil, kemudian ada dua korban lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, sang ayah diketahui sedang berada di luar rumah saat kebakaran terjadi. Ketika tiba di lokasi dan hendak masuk untuk menyelamatkan anak-anaknya, warga sekitar berusaha menahannya lantaran api sudah membesar dan kondisi rumah sangat berbahaya.

“Untuk ayahnya posisinya berada di luar. Namun saat datang, api sudah besar sehingga ditahan masyarakat sekitar ketika hendak menyelamatkan anaknya,” ungkap Dawid.

Dua balita tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah keduanya kemudian dievakuasi dari lokasi menggunakan ambulans relawan untuk penanganan lebih lanjut.

“Sementara SF yang mengalami luka bakar mendapatkan perawatan medis setelah berupaya menyelamatkan anak-anaknya,” pungkasnya (rk/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard