Petugas melakukan pemadaman di Kantor Eks Dayak Post kawasan Mantikei Kota Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Kebakaran menghanguskan bangunan eks kantor Dayak Post di Jalan RA Kartini, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Rabu (12/8/2026) sore. Peristiwa tersebut kini mengarah pada dugaan pembakaran yang dilakukan secara sengaja.
Polisi telah mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan maupun motif di balik kebakaran bangunan yang sudah lama kosong itu.
Informasi kebakaran pertama kali diterima petugas sekitar pukul 15.34 WIB. Laporan tersebut disampaikan seorang siswa SMA yang melihat kobaran api di bangunan eks Dayak Post. Tidak lama berselang, puluhan personel pemadam kebakaran bersama relawan bergerak menuju lokasi.
Plt Kepala Disdamkarmat Palangka Raya Urianinu Napulangit Lundjen melalui Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan kobaran api sudah cukup besar ketika petugas tiba. Api terlihat membakar bagian tengah bangunan kosong tersebut.
“Saat kami tiba, api telah membesar pada bagian tengah bangunan, diperkirakan api berasal dari bangunan kosong tersebut,” ungkapnya.
Petugas berhasil mengendalikan kobaran api dan kemudian melakukan proses pendinginan hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang masih tersisa. Sementara terkait penyebab kebakaran dan nilai kerugian, masih dilakukan pendataan.
Di lokasi kejadian, polisi juga melakukan pemeriksaan dan mengamankan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan kebakaran.
Salah satunya berupa tabak telur dalam kondisi terbakar yang ditemukan di sekitar bangunan. Pada saat bersamaan, seorang pria yang diduga sebagai pelaku turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto membenarkan adanya pengamanan terhadap pria yang diduga terlibat dalam kebakaran tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan peran dan motif terduga pelaku.
“Diduga demikian. Saat ini terduga pelaku masih diperiksa anggota,” pungkasnya. (rk/sb)